Hukum & Kriminal

pariwisata kabupaten jember

Lanjutan Jambret Dimassa Lesanpuro

  • Kamis, 15 Maret 2018 | 20:05
  • / 27 Jumadil Akhir 1439
  • Dibaca : 69 kali
Lanjutan Jambret Dimassa Lesanpuro
Tersangka Efendi dan Dayat di Polsekta Kedungkandang. (ist)

Spesialis Incar Ibu-Ibu

 
Memontum Kota Malang — Dua pelaku penjambretan di Jl Raya Lesanpuro, kecamatan kedungkandang, Kota Malang, Kamis (15/3/2018) siang, akhirnya dirilis di Polsekta Kedungkandang. Mereka adalah A Efendi dan M Dayat (39), warga Desa Karanganyar, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. Sejauh ini, keduanya mengaku sudah beraksi 11 kali di Malang Raya dengan sasaran perempuan dan ibu-ibu, di pagi hari. Diantaranya 5 kali di kawasan Kedungkandang, 2 kali di kawasan Sukun, Kota Malang, 3 kali di Pakisaji dan 1 kali di kawasan Dau, Kabupaten Malang.

Yakni mulai dari menjambret kalung emas ibu-ibu yang hendak berbelanja hingga ponsel. Tentunya komplotan ini mengetahui lokasi Kota Malang dan sekitarnya karena Dayat sendiri bekerja sebagai pedagang penjual Pastel di Pasar Gadang dan Efendi sehari-harinya bekerja sebagai sopir. Aksi penjambretan sendiri sudah dilakukan sejak 6 bulan lalu.

Informasi Memo X (Grup Memontum.com) bahwa Efendi sudah 3 kali ini masuk bui, yakni kasus Curanmor, penganiayaan di Pasuruan dan terakhir dihajar massa saat menjambret di lesanpuro. Sedangkan Dayat, meskipun bertampang preman, dia baru sekali ini masuk bui. Kepada petugas, baik Dayat maupun Efendi mengaku menjambret untuk kebutuhan sehari-hari. Biasanya hasil penjambretan mereka jual di kawasan pasuruan dan hasilnya dibagi rata.

Kapolsekta kedungkandang Kompol Suko Wahyudi mengatakan bahwa kedua tersangka dikenakan pasal 365 kUHP. “Kami masih terus melakukan pengembangan. Karena diduga keduanya sudah sering melakukan aksi serupa,” ujar Kompol Suko.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, dua pelaku jambret asal Pasuruan, Rabu (14/3/2018) sekitar pukul.08.30, babak belur dihajar massa. Salah satu pelaku diketahui membawa identitas diri bernama Dayat (39) warga Karanganyar, Kecamatan Keraton, Kabupaten Pasuruan. Beruntung saat itu petugas Polsekta Kedungkandang segera tiba di lokasi untuk melakukan pengamanan. Bahkan untuk menghalau massa yang ingin menghajar para pelaku, petugas sampai mengeluarkan tembakan peringatan.

Informasinya, pagi itu Dini Safitri (20) warga Jl Kyai Hasyim, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang mengendarai motor membonceng ibunya. Mereka berencana ke Pasar Madyopuro.

(baca juga : Dua Jambret Pasuruan Dihajar Massa di Kota Malang )

Namun saat mengendarai motor di Jl Raya Lesanpuro, Dini dipepet oleh pelaku dari samping kiri yang juga mengendarai motor. Pelaku yang berada di boncengan langsung mengambil HP Samsung milik Dini yang berada di Dashboard motor. ” Kejadiannya cepat, pelaku memepet dan mengambil HP di Dasboard,” ujar Dini.

Tak puas hanya menjambret HP, pelaku juga menendang motor korban hingga Dini dan ibunya terjatuh. Pelaku yang diduga betnama Dayat tersebut langsung mencoba kabur dengan tancap gas. Namun kedua jambret ini akhirnya terkapar setelah motornya ditabrak oleh anggota tentara. Saat itu Dayat yang bertubuh gendut tak mampu lagi berdiri. Sedangkan pelaku yang berada di boncengan kabur masuk rumah warga di Jl.Lesanpuro Gang I.

Dayat berhasil dibekuk oleh tentara dan warga sekitar. Sementara itu warga lainnya mencari pelaku yang bersembunyi. Beruntung segera ditemukan hingga keduanya langsung saja dihajar massa. (gie/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional