Hukum & Kriminal

pariwisata kabupaten jember

AMPLI Demo Terkait Dugaan Plagiasi

  • Senin, 16 April 2018 | 19:25
  • / 30 Rajab 1439
  • Dibaca : 76 kali
AMPLI Demo Terkait Dugaan Plagiasi
mahasiswa yang tergabung dalam AMPLI dutemui Gus Is. (ist)

Memontum Malang — Belasan mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim, yang tergabung dalam AMPLI (Aliansi Mahasiswa Peduli Literasi) Senin (16/4/2018) pagi melakukan orasi di depan Gedung Rektorat. Yakni terkait dugaan plagiasi buku PR I UIN Maliki Dr Zainudin.

Mereka ditemui PR 3 Dr H Isroqunnajah dikarenakan Zainudin dan Prof Abdul Haris, Rektor UIN Maliki sedang ada di Jakarta.

Gus Is menjelaskan kepada para mahasiswa tersebut bahwa pihaknya masih menunggu prosea hukum yang kini sudah di tangani Polres Malang Kota.

“Buku itu sudah terbit 8 tahun lalu. Selama ini ini tidak terjadi apa-apa. Entah kenapa baru dipermasalahkan saat ini dan pada Januari lalu ada yang mengadukan ke kepolisian. Karena ini negara hukum kita tidak boleh sepihak,” ujar Gus Is.

(baca juga : Prof Imam Suprayogo Geram, Bukunya Diplagiat )

Pihaknya juga menyesalkan bahwa permasalahan ini harusnya bisa diselesaikan di internal kampus.

“Kita kaget, menyesalkan. Kalau ada yang dirugikan harusnya dibawa ke kode etik. Kita punya senat dan bisa di bicarakan. Kalau memang terrbukti dan benar plagiasi bisa ditarik dari peredaran. Namun sebelum permasalahan ini dibicarakan, sudah masuk ke kepolisian. Kita menunggu hasil penyidikan apakah benar ada plagiasi atau tidak,” ujar Gus Is.

(baca juga : Dugaan Plagiat PR I UIN, Zainudin: Tuduhan Plagiat Tidak Benar )

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Forum Independen Masyarakat Malang Raya mengadukan Pembantu Rektor I, Dr HM Zainudin MA, ke Polres Malang Kota atas dugaan melakukan plagiasi

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional