Hukum & Kriminal

pariwisata kabupaten jember

Densus 88 Gerebek Rumah Warga Tanggulangin Asri

  • Minggu, 10 Desember 2017 | 20:43
  • / 21 Rabiul Uula 1439
  • Dibaca : 117 kali
Densus 88 Gerebek Rumah Warga Tanggulangin Asri
DIGEREBEK: Rumah PDP di Perum Tanggulangin Asri Blok QQ, Desa Kalitengah, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (9/12/2017). (Memo X/Sudarmawan)

Memontum Sidoarjo — Tim Densus 88 menggerebek sejumlah lokasi yang diduga persembunyian teroris, Sabtu (9/12/2017). Selain mengamankan terduga teroris di Surabaya dan Malang Kota, Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri juga mengamankan terduga teroris di Desa Kalitengah, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (9/12/2017).

Terduga teroris itu, PDP (44) alias Sandi alias Abdullah. Dia yang ditangkap anggota Densus 88 di SPBU di JL Raya Sidoarjo – Porong, Desa Sumorame, Kecamatan Candi sekitar pukul 08.00 Wib. Berdasarkan informasi yang berhasil digalih, PDP ditangkap saat sedang menjajakan roti yang menjadi pekerjaannya sehari-hari.

Ketua RW 06 Perum Tanggulangin Asri Blok QQ, Afian Kasharjanto, PDP sudah empat tahun mengontrak rumah di perumahan itu. Sedangkan PDP tinggam bersama istri dan kedua anaknya.

“Kalau asalnya dari Kapas Madya Tambaksari, Surabaya. Tadi sekitar pukul 13.30 WIB, pihaknya diminta aparat menyaksikan penggeledahan rumah PDP karena selain sebagai RT saya tetangga dekatnya,” ucapnya kepada Memo X, Sabtu (9/12/2017). Lebih jauh Alfian menguraikan dirinya menyaksikan saat penggeledahan itu, anggota Densus 88 mengamankan busur, sejumlah anak panah, sebuah golok, satu paspor aktif atas nama PDP, sebuah buku tulis, dan satu tas warna orange.

“Kalau istri yang bersangkutan memang sempat dimintai keterangan polisi di Polsek Tanggulangin, tapi dipulangkan lagi,” imbuhnya. Sementara selama ini, PDP tetap bersosialisasi dan bermasyarakat dengan warga sekitar. Menurutnya tak ada aktivitas yang mencurigakan.

“Ya aktivitasya kayak warga pada umumnya juga ikut siskamling dan lainnya,” tegasnya.

Tetangga PDP lainnya, Sahroni mengungkapkan PDP perilakunya tidak tampak berbeda dengan warga pada umumnya. “Ya kalau pagi jualan roti keliling dan jualan burung. Istrinya usaha konveksi, menjahit lalu dijual secara online,” ungkap pria 52 tahun ini. Sementara Kapolresta Sidoarjo, Kombespol Himawan Bayu Aji, membenarkan perihal penangkapan itu.

“Memang ada (penangkapan) itu, tapi keterangan resminya bukan kami yang memberikan. Karena itu bukan kewenangan kami,” pungkasnya. (wan/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional