Hukum & Kriminal

pariwisata kabupaten jember

Pamit Cari Rumput, Kakek di Trenggalek Tewas Terbujur di Gubuk

  • Senin, 11 Desember 2017 | 21:02
  • / 22 Rabiul Uula 1439
  • Dibaca : 71 kali
Pamit Cari Rumput,  Kakek di Trenggalek Tewas Terbujur di Gubuk
Polisi bersama tim medis lakukan pemeriksaan terhadap jenazah korban

Memontum Trenggalek — Kejadian penemuan mayat di gubuk hutan petak 146b masuk Dusun Brajang RT 09 RW 05 Desa Bogoran Kecamatan Kampak Kabupaten Trenggalek mengundang perhatian masyarakat setempat. Diketahui korban bernama Sutaji (70) warga Dusun Kedungdiwo Rt 37 Rw 08 Desa Bendoagung Kecamatan Kampak Kabupaten Trenggalek.

Berdasarkan informasi yang diterima, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Berawal saat korban meninggalkan rumah dengan alasan hendak mencari rumput untuk pakan ternak.

Namun setelah ditunggu beberapa lama oleh pihak keluarga, korban tidak kunjung pulang. Hingga akhirnya pihak keluarga berinisiatif melakukan pencarian terhadap korban.

Saat dikonfirmasi terkait adanya penemuan mayat di Desa Bogoran Kecamatan Kampak Kabupaten Trenggalek ini, Kasubag Humas Polres Trenggalek, Iptu Supadi membenarkan adanya kejadian tersebut. “Penemuan mayat yang terjadi di salah satu gubuk yang ada di petak 146b di Desa Bogoran Kecamatan Kampak Kabupaten Trenggalek memang benar adanya,” katanya, Senin (11/12/2017)

Ditambahkan Supadi, setelah dilakukan pencarian oleh pihak keluarga yang dibantu masyarakat sekitar melihat korban terselesaikan membujur dan tergeletak ke arah barat di dalam gubuk yang ada di hutan petak 146b. Namun sayang, korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

Melihat kejadian tersebut pihak keluarga melaporkannya ke pihak kepolisian untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Menurut keterangan hasil oleh TKP, tidak ditemukan adanya tanda tanda dan bekas kekerasan atau penganiayaan yang tidak wajar pada tubuh luar korban.

“Untuk hasil Visum luar ya g dilakukan oleh petugas medis yang menangani korban, tidak ditemukan bekas penganiayaan atau sebab kematian yang tidak wajar. Selanjutnya , jenazah korban diserahkan ke pihak keluarga untuk proses pemakaman,” imbuhnya.

Dari keterangan pihak keluarga, korban memiliki riwayat Vertigo akut dan hipertensi. Bahkan korban juga sering mendadak pingsan sebelum nasib apes menimpa dirinya. (mil/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional