Hukum & Kriminal

pariwisata kabupaten jember

Dibonceng Calon Suami, Gadis asal Ngawi Tewas Dilindas Bus di Tlogomas-Kota Malang

  • Selasa, 23 Januari 2018 | 19:03
  • / 6 Jumadil Uula 1439
  • Dibaca : 4801 kali
Dibonceng Calon Suami, Gadis asal Ngawi Tewas Dilindas Bus di Tlogomas-Kota Malang
Jenazah Anggit saat dievakuasi. (ist)

Memontum Kota Malang — Harapan Ramadian Ansari (26) warga Perum Bumiasri Selatan, Desa Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, untuk melangsungkan pernikahan dengan Anggit Briliantin Hanifah (26) warga Jl A Yani, Desa Margomulyo, Kabupaten Ngawi, menyisakan kesedihan.

Dikarenakan calon istrinya tersebut tewas dalam kecelakaan lalu lintas di Jl Raya Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang atau tepatnya depan Apotik 89, Selasa (23/1/2018) sekitar pukul 08.00. Anggit tewas seketika setelah terlindas roda ban belakang kiri bus Nopol D 7645 AN yang dikemudikan Dimiyanti (53) warga Jl Sekalinus Gang XII, Batununggal, Kota Bandung.

Foto Anggit semasa hidup. (ist/repro)

Foto Anggit semasa hidup. (ist/repro)

Tragisnya lagi Anggit terlindas bus setelah motor Vario Nopol N 5322 M yang di kemudikan Ramadian terjatuh. Ramadian dilarikan ke RS UMM karena luka pada tangan kanan, sedangkan jenazah Anggit dibawa ke kamar mayat RSSA Malang untuk mendapatkan visum dokter.

Informasi Memontum.com, menyebutkan bahwa kejadian ini bermula saat Ramadian mengendarai motornya membonceng Anggit. Rencananya, Anggit akan diantarkan untuk berangkat magang kerja di sebuah kantor Notaris di Kota Malang. Saat itu motornya melaju dari barat ke timur.

Sesampainya di lokasi, Rama sedikit mempercepat laju motornya untuk mendahului Bus yang dikemudikan Dadang. Ramadian mendahului dari sisi kiri . Namun sesampainya di lokasi ada sebuah pohon besar yang sedikit menjorok ke jalan. Diduga saat itu Ramadian mencoba mengerem hingga motornya oleng.

“Karena kurang hati-hati dan waspada depan, saat ngerem motornya slip terkena pasir di pinggir jalan. Saat motornya slip, pengemudi motor dan yang diboncengan jatuh. Korban masuk ke kolong bus yang melaju searah di sisi kanan. Korban terlindas ban belakang bus hingga meninggal di lokasi,” ujar Iptu Sutadi, Kanit Laka Lantas Polres Malang Kota.

Anggit tewas seketika di lokasi kejadian dengan kondisi luka parah. Sedangkan Ramadian mengalami luka pada tangan kanannya. Kejadian itu cukup mengundang perhatian warga sekitar hingga memadati lokasi kejadian. Kejadian ini kemudian dilaporkan ke petugas Lantas Polsekta Lowokwaru hingga diteruskan ke unit Laka Lantas POlres Malang Kota. Jenazah Anggit kemudian dievakuasi oleh Public Safety Center (PSC) Kota Malang untuk dibawa ke kamar mayat RSSA Malang.

Suasana duka menyelimuti kamar mayat RSSA Malang. Rifky Ahmad (26), salah satu teman korban mengatakan bahwa Ramadan Anggit berencana menikah pada Maret atau April 2018. “Mereka mau menikah kalau tidak Maret ya April 2018,” ujar Rifky.

Ramadian adalah lulusan Tehnik Informatika UMM yang informasinya bekerja di RS UMM. Sedangkan Anggir lulus S2 Fakultas Hukum Universitas Brawijaya dan kini sedang magang di kantor notaris. “Informasinya Rama akan mengantar Anggit untuk berangkat kerja,” ujar Rifky.

Sementara itu hingga kemarin sore, Dadang masih menjalani pemeriksaan di Unit laka Lantas Polres Malang Kota. Kepada petugas, Dadang mengatakan dia adalah rombongan dari Cikarang yang hendak mengantarkan siswa SMA untuk study banding ke Universitas Brawijaya. “Tadi pengendara motor menyalip dari kiri. Saya lihat dari spion pengendara motor tersebut terjatuh,” ujar Dadang. Karena takut, Dadang kemudian mengamankan diri ke Polsekta Lowokwaru. (gie/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional