Hukum & Kriminal

pariwisata kabupaten jember
iklan PT. BSI

Puluhan Warga Tegalrejo Sumawe Luruk PN Kepanjen

  • Kamis, 15 Februari 2018 | 01:34
  • / 29 Jumadil Uula 1439
  • Dibaca : 202 kali
Puluhan Warga Tegalrejo Sumawe Luruk PN Kepanjen
Suasana di Ruang Sidang (Sur)

# Saksikan Sidang Kades Kasus Penyerobotan Lahan PTPN XII Pancursari

 
Memontum Malang — Puluhan warga Desa Tegalrejo Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe) Kabupaten Malang,mendatangi sidang kasus penyerobotan lahan milik PTPN XII Pancursari, Rabu (14/2/2018) kemaren. Dalam sidang ke empat yang menghadirkan terdakwa Kades Tegalrejo Ari Ismanto ini,tak jelas siapa yang mengerahkan kedatangan massa hingga puluhan aparat Kepolisian Resor Malang, dikerahkan untuk menjaga suasana sidang

Dari pantauan langsung Memo X (Memontum.com) di lokasi, polisi menjaga pintu ruang sidang. Puluhan massa yang tak kebagian tempat duduk di dalam ruang sidang, bergerombol diluar. Dalam agenda sidang itu, dua orang saksi diperiksa. Kedua saksi berasal dari pihak PTPN XII yakni Edi Santoso selaku Asisten Tanaman PTPN XII dan Ivan Gunawan selaku Mantan Manager Kebun Pancursari PTPN XII pada bulan Maret-Agustus 2016.Dalam agenda mendengarkan keterangan saksi, Hakim Ketua Saut Maruli Tua Pasaribu menanyakan sejumlah hal termasuk luas lahan PTPN XII yang telah diserobot terdakwa. SK pembatalan kerjasama, ijin dan batas lahan.

“Apa yang disampaikan saksi tidak sesuai. Salah satunya, soal luas lahan. Serta nominal kerugian dari Rp 1,3 milyar ternyata kok jadi Rp 1,8 milyar,” ungkap Kuasa Hukum Terdakwa, Ahmad Syafii.Kata dia, saksi mengatakan luas lahan yang diserobot 177 hektar. Padahal, tidak sesuai dengan bukti yang sudah diajukan terdakwa. Hal lain adalah, kliennya sudah membayar Rp 700 juta. Dan saksi tidak mengetahui.

“Saksi ini baru bekerja di PTPN XII sejak tahun 2016. Padahal klien kami sudah menggarap lahan sejak tahun 2014. Ada banyak keterangan saksi yang tidak singkron, disini masalahnya,” tutur Ahmad.Sidang dilanjutkan dengan agenda pemeriksaan saksi berikutnya pekan depan. Usai sidang, puluhan massa pun meninggalkan ruang sidang dan Kantor Pengadilan Negeri Kabupaten Malang dengan tertib. (sur)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional