Hukum & Kriminal

iklan kpu kota malang
space ads post kiri

Jambret Rantus Kumat di Kepanjen

  • Selasa, 13 Maret 2018 | 19:59
  • / 25 Jumadil Akhir 1439
  • Dibaca : 92 kali
Jambret Rantus Kumat di Kepanjen
ILUSTRASI : Jambret pernah tewas akibat dihajar massa di Wagir, Sumberpucung dan Kepanjen pada 2017-2016. (dokumen Memontum.com)

Memontum Malang — Kaum hawa atau ibu-ibu yang pergi belanja pagi, musti waspada dan berhati-hati dengan tidak memakai kalung emas. Sebab, Selasa (13/3/2018) pagi, tiga kali aksi penjambretan terjadi di Kepanjen.

Informasi ini didapat Memontum.com dari pengakuan dan cerita yang terunggah di media sosial Fesbuk (FB) salah satu grup di Malang Selatan.

Awalnya, cerita jambret diunggah seorang pengguna bahwa ada mlijo bernama Kamju, warga Kampung Cilong, Desa Tegalsari, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, menjadi korban penjambretan.

Informasi dari Tegalsari itu pun menuai komentar dan pengakuan lainnya, termasuk aksi penjambretan di 2 titik berbeda. Yakni di Desa Talangagung dan di Jalan Lawu, Sukun Bromo Kepanjen. Dua lokasi terakhir berdekatan.

Dua lokasi terakhir, disebutkan seorang warga jika pelaku gagal mendapatkan kalung emas korban–yang hendak menuju mlijo. Kalung emas yang ditarik pelaku, terputus.

Sementara aksi jambret di Tegalsari, kabarnya dapat merebut kalung emas korban. “Kejadiannya pagi sesudah Subuh, pkl 05.00. Mlijo pas noto barang dagangan. Gak tahu persis, jare 20 gram,” cerita Sumber terpercaya Memontum.com.

Sebelum aksi jambret Tegalsari, pengguna medsos menyebut ada kejadian lain. “Kpn iki kjdiane mas (kapan ini kejadiannya Mas?),,soale ndk kmpungQ isuk iki maeg pas ibu2 blnjo ndk mlijo yow ate jmbret klung (sebab di kampungku pagi tadi waktu ibu ibu belanja di pedagang juga dijambret),” cerita DA sembari menyebut pelaku gagal merampas kalung.

DA menambahkan aksi jambret seputaran Talangagung kemungkinan dilakoni pelaku yang sama dengan pelaku Tegalsari, “mungkin jambrete ndk tegalsari masih dngan orang yg sama pliing.. Lha mau dikne mlayue ngedoll jambrete..,”

Lain komentar menyebutkan adanya jambret di wilayah lain yang hanya berjarak beberapa KM dari Talangagung Kepanjen.

“Iya mbk iki maeg yow ono jmbret ndk sukun jln lawu, pelakune wong lnag 2 gagah2 gwo spda.Ngincer ibu2 pas blnjo ndk mlijo. Kjdian jm 6 isuk. Untug kalunge gk knek tpi klunge pedot, ” cerita LIK dalam bahasa Jawa.

(Iya Mbak, ini tadi ya ada jambret di Sukun Jalan Lawu. Pelakunya laki laki gagak pakai sepeda. Incar ibu ibu waktu belanja mlijo. Kejadian jam 6 isuk, untungnya kalungnya tak kena, tapi kalungnya putus)

Sebatas informasi, Senin (12/3/2018) pagi juga terjadi aksi penjambretan di perbatasan Blimbing Pakis. Beda dengan pelaku di Malang Selatan, pelaku memakai sepeda motor laki. (sos)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional