Hukum & Kriminal

POLITEKNIK NEGERI MALANG
space ads post kiri

Satlantas Polres Malang Kota Gelar Gakkum, Anggota Polri pun Ditilang

  • Selasa, 17 Oktober 2017 | 11:12
  • / 26 Muharram 1439
  • Dibaca : 228 kali
Satlantas Polres Malang Kota Gelar Gakkum, Anggota Polri pun Ditilang
TINDAK TEGAS: Razia rutin yang digelar Satlantas Polres Malang Kota di kawasan Fly Over Kota Lama puluhan pelanggar R2 termasuk anggota juga ditindak karena melintas di atas jembatan Fly Over

Memontum Malang – Satlantas Polres Malang Kota dalam beberapa hari ini, gencar-gencarnya menggelar kegiatan Gakkum (Penegakan Hukum) terhadap masyarakat pelanggar lalu lintas.

Dengan menggelar operasi secara rutin yang dipimpin perwira jajaran Satlantas Polres Malang Kota termasuk Kasat Lantas AKP Ady Nugroho SH SIK, Selasa (17/10/2017).

Dalam kegiatan tersebut Polantas Polres Malang Kota juga menindak tegas salah satu anggota yang kedapatan melintas di atas jembatan Fly Over Kota. Bersama puluhan masyarakat pengendara R2 (Roda2) lainnya.

Kepada Memo X Kasat Lantas Polres Malang Kota AKP Ady Nugroho SH SIK menjelaskan, “Tujuan dari penegakan hukum bidang lalu lintas, selama ini masih belum memberi efek pada pencegahan terjadinya kecelakaan maupun kemacetan dan masalah sosial lainnya.”

“Serta belum memberikan perlindungan pengayoman, dan membangun kesadaran tertib berlalulintas. Karena itu kami selalu rutin menggelar kegiatan razia di beberapa titik yang sering terjadinya laka lantas maupun tingkat pelanggaran yang tinggi,” ujarnya.

AKP Ady juga mengatakan,” Seperti di kawasan Kampus maupun di area jembatan Fly Over A Yani dan Kota Lama yang mana tingkat pelanggarannya lumayan tinggi. Dalam gakum kami tidak tebang pilih anggota pun (Polri–red) kami tindak tegas kalau terbukti melakukan pelanggaran dan kami serahkan ke unit Paminal.”

“Untuk proses penilangan kami memberlakukan sistim e’-tilang masyarakat pelanggar tinggal membayar denda tilang sesuai dengan Bank yang ditunjuk. Aplikasi ini memungkinkan pelanggar lalu lintas dapat langsung membayar denda tilang lewat ATM, internet banking, atau datang langsung ke bank.”

“Nantinya, server e-tilang akan terhubung dengan server SIM online dan e-Samsat. Jika pelanggar belum membayar denda, pelanggar tidak bisa memperpanjang SIM/STNK. Proses ini untuk menghindari transaksi gelap,” ujarnya sambil tersenyum. (fik/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional