Hukum & Kriminal

POLITEKNIK NEGERI MALANG
space ads post kiri

Warga Perbatasan Sidoarjo – Mojokerto Digegerkan Bangkai Mobil di Sungai Rolak Songo

  • Kamis, 10 Mei 2018 | 18:21
  • / 24 Sya'ban 1439
Warga Perbatasan Sidoarjo – Mojokerto Digegerkan Bangkai Mobil di Sungai Rolak Songo

Memontum Sidoarjo — Warga Desa Mliriprowo, Kecamatan Tarik, Sidoarjo digegerkan penemuan bangkai mobil Toyota Kijang LGX di aliran dasar Sungai Rolak Songo, Rabu (09/05/2018) sore. Diduga, bangkai mobil yang ditemukan pencari ikan di sungai perbatasan Sidoarjo – Mojokerto itu merupakan bangkai mobil yang terjebur ke dalam sungai itu pada Senin (18/12/2017) lalu.

Penemu bangkai mobil, Agus warga Desa Sebani, Kecamatan Tarik, Sidoarjo menceritakan saat itu sedang mencari ikan mulai sekitar pukul 13.30 WIB. Saat itu dirinya fokus memulai mecari ikan di Sungai Rolak Songo mengunakan alat pencari ikan berupa jala (jolo). Menurutnya, tiba-tiba alat pencari ikan miliknya itu tersendat di tengah-tengah sungai setelah dilempar untuk menjala ikan sungai itu.

EVAKUASI - Warga Desa Mliriprowo, Kecamatan Tarik, Sidoarjo berjibaku mengevakuasi bangkai mobil Toyota Kijang LGX yang ditemukan di dasar Sungai Rolak Songo, Rabu (09/05/2018) petang

EVAKUASI – Warga Desa Mliriprowo, Kecamatan Tarik, Sidoarjo berjibaku mengevakuasi bangkai mobil Toyota Kijang LGX yang ditemukan di dasar Sungai Rolak Songo, Rabu (09/05/2018) petang

“Karena jala menyangkut akhirnya saya cek dengan menjebur ke dalam sungai,” terangnya kepada Memo X, Rabu (09/05/2018) sore.

Seketika lanjut Agus, dirinya dikagetkan alat pencari ikannya menyangkut di sebuah bangkai mobil yang diduga milik seorang warga yang terjebur akhir tahun lalu. Kemudian, setelah dipastikan bangkai mobil dirinya memberitahukan warga lainnya agar bisa segera dievakuasi.

“Tapi karena berat, cukup sulit mengevakuasi bangkai mobil itu,” imbuhnya.

Sementara itu, hingga kini puluhan warga sedang berusaha mengevakuasi mobil dengan alat seadanya. Selain itu, temuan bangkai mobil ini menyebabkan JL Raya Meliriprowo jalur alternatif penghubung Sidoarjo dan Mojokerto mengalami kemacetan. Hal ini disebabkab semakin banyaknya warga sekitar dan pengguna jalan yang ingin mengetahui langsung proses evakuasi bangkai mobil yang mulai berkarat itu.

Namun, Kamis (10/05/2018) pagi, bangkai mobil sudah berhasil dievakuasi warga ke pinggiran aliran Sungai Rolak Songo. Saat dievakuasi itu, mobil sudah dalam kondisi hancur dan hanpir tidak berbentuk. Bahkan mesin mobil juga sudah tidak ada. (wan/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional