Hukum & Kriminal

POLITEKNIK NEGERI MALANG
space ads post kiri

Berontak Bacok Polisi, DPO Bajing Loncat Tewas Tertembak

  • Jumat, 11 Mei 2018 | 20:43
  • / 25 Sya'ban 1439
  • Dibaca : 173 kali
Berontak Bacok Polisi, DPO Bajing Loncat Tewas Tertembak
KM : kamar jenazah RSU Dr Saiful Anwar Malang. (sos)

Memontum Malang — Berontak melawan saat ditangkap polisi, pria masuk DPO (Daftar Pencarian Orang) ini nekat menyabetkan senjata tajam. Dor! Peluru menembus pinggangnya dan dalam perjalanan menuju rumah sakit, pelaku meninggal dunia.

Tragedi penyergapan berujung maut ini terjadi, Jumat (11/8/2018) siang di sekitaran Talangagung masuk wilayah Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. Hermanto, berusia kisaran 40 tahun, warga Dermo Dau saat penyergapan berada di rumah istri sirinya.

Ia tercatat sebagai pelaku perampasan dan penggelapan truk. Bukan pelaku tunggal, Hermanto dikenal sebagai seorang anggota sindikat Malang – Sidoarjo. Ia juga disebut-sebut menjadi bajing loncat.

“Iya mas. Dia pelaku begal dan penggelapan truk sindikat Malang dan Sidoarjo. TKP di Malang sudah 4 truk yang diambil, ” ungkap Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung kepada memontum.com, Jumat malam.

Dijelaskannya, anggota Buru Sergap telah siap menyergap pelaku dalam rumah. Namun, pelaku rupanya mengetahui kedatangan petugas. Ia melompati jendela rumah.

Terjadilah pergumulan. Seorang anggota dipukul dan mau dibacok memakai senjata tajam. Demi keselamatan rekannya, seorang anggota langsung meletuskan tembakan peringatan sebanyak 2 X.

Tapi justru Hermanto berupaya menyerang anggota. Seorang anggota lainnya segera menembakkan peluru panas ke arah pinggang. Sayangnya, dalam perjalanan, ia meninggal dunia. (sos)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional