Hukum & Kriminal

POLITEKNIK NEGERI MALANG
space ads post kiri

Gila Kumat, Anak Cekik Ibu Kandung di Singosari

  • Sabtu, 12 Mei 2018 | 00:38
  • / 26 Sya'ban 1439
  • Dibaca : 199 kali
Gila Kumat, Anak Cekik Ibu Kandung di Singosari
GILA : Keluar masuk RSJ Lawang. (Foto Humas Polres Malang)

Memontum Malang — Alami gangguan jiwa, seorang anak berusia 37 tahun membunuh ibu kandungnya sendiri. Duka menggegerkan ini terjadi, Jumat (11/5/2018) pukul 19.00 di Dusun Petungwulung RT06/RW06, Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.

Pria itu bernama Sugianto Afitsal (37). Ia anak Sarni (55) yang tinggal serumah dengan Sugianto. Sugianto, putra Sarni, berulangkali masuk Rumah Sakit Jiwa (RSJ). Entah apa sebab, Sugianto mengamuk sekitar pukul 19.00.

LOKASI : Kompol Untung BR di lokasi kejadian. (Foto Humas Polres Malang)

LOKASI : Kompol Untung BR di lokasi kejadian. (Foto Humas Polres Malang)

“Dia mencekik leher korban, ibunya sendiri di rumah. Ada yang mendengar teriakan dan kemudian meminta pertolongan ke warga lainnya, ” sebut Kapolsek Singosari, Kompol Untung BR kepada Memontum.com, tengah malam.

Dijelaskan Kompol Untung BR yang mendatangi lokasi kejadian, pihaknya telah meminta keterangan sejumlah saksi. Selain itu, telah mengamankan Sugianto dan membawa jenazah korban ke RS Medika Lawang.

“Kami bawa dia (Sugianto–red) ke RSJ, korban ke RS Medika. Menurut tim medis, korban meninggal karena cekikan. Ada bekasnya di leher. Dia, kata keluarganya, sudah keluar masuk RSJ, ” sebut Untung.

Saksi-saksi dimintai keterangan diantaranya, Sukarji (65) seorang tukang batu selaku kakak korban Sarni, Paimun (67), Rahman Hasim (44) selaku sekretaris desa Toyomarto Singosari, Indah Wahyuni (33) dan Jamali (38).

Sekitar pukul 19.00, terkejut Sukarji melihat sang adik tergeletak di lantai dapur. Ia menyaksikan langsung tangan kiri Sugianto memegang leher sang ibu. Tangan kanan memegangi dada.

Sontak Karji berteriak meminta pertolongan dan datanglah warga sekitar. Korban kemudian diboyong ke ruang tamu. Keluar darah dari bibirnya.

Kondisi kritis, korban lalu segera dibawa menuju RS Medika Lawang. Sampai di rumah sakit, korban telah dipastikan meninggal oleh tim medis. (sos)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional