Hukum & Kriminal

iklan kpu kota malang
space ads post kiri

Dugaan Korupsi Bansos Kebonwaris

  • Selasa, 5 Juni 2018 | 21:04
  • / 21 Ramadhan 1439
  • Dibaca : 44 kali
Dugaan Korupsi Bansos Kebonwaris
AKP Budi Santoso Kasat Reskrim Polres Pasuruan kemeja putih

Dibidik Polres, Dibiarkan Disnak

 
Memontum Pasuruan – Sat Reskrim Polres Pasuruan, terus melakukan penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi dana Bantuan Sosial (Bansos) pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), Tahun Anggaran (TA) 2012 senilai Rp 75 juta yang diterima kelompok tani Desa Kebonwaris, Kecamatan Pandaan. Kasat Reskrim Polres Pasuruan AKP Budi Santoso membenarkan jajarannya saat ini melakukan penyelidikan dugaan tidak pidana korupsi pada dana Bansos yang diterima kelompok tani setempat.

“Penyidik masih terus melakukan penyelidikan lebih dalam terkait kasus ini (Bansos Desa Kebonwaris),” tandas AKP Budi Santoso saat berada di Kapolres Pasuruan, Selasa (5/6/2018).

Disinggung perkembangan kasus tersebut sama dimana, Budi mengatakan, ini masih ditanyakan ke penyidik. “Karena kasus ini, sebelum saya menjabat sebagai Kasat Reskrim di Polres Pasuruan. Namun kita pastikan akan serius menanganinya,” tambahnya.

AKP Budi menjelaskan dalam penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi membutuhkan waktu cukup lama, beda dengan penyidikan hanya butuh 3 bulan. “Sehingga kalau belum ada tersangka, bukan berarti penyelidikan dihentikan, tapi terus mengumpulkan bukti,” ujar Kasat.

Tempat lain, Ari salah satu Kabid Dinas Peternakan Kabupaten Pasuruan menegaskan, sebelum kasus mencuat dirinya belum menjabat Kabid di Dinas Peternakan. “Makanya saya tidak tahu persis kasus ini. Namun pastinya Matri Hewan, Sulasminah mengetahui seputar yang sampean tanyakan,” kata Ari.

Sebelum bansos itu diterima kepada kelompok tani, ia katakan ada surat penerimaan dan pertanggung jawaban. “Apabila sapi-sapi bansos dijual, harus ada laporan pertanggung jawaban dari kelompok tani. Jika tidak ada laporan, ini jelas tidak benar,” tegasnya.

Seperti diwarta sebelumnya, kasus dugaan korupsi bansos berupa uang ) senilai Rp 75 juta dibelikan sepuluh ekor sapi diterima kelompok tani sarat penyelewengan yang diduga melibatkan Agus Subagyo Ketua Kelompok Tani yang juga sebagai perangkat desa setempat dan Sulasminah Mantri Hewan Puskeswan Pandaan. (dik/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional