Connect with us

Pasuruan

1 Mucikari, 9 PSK Terjaring Razia

Diterbitkan

||

1 Mucikari, 9 PSK Terjaring Razia

Satpol PP Obrak-Abrik Tretes

 
Memontum Pasuruan – Sekian kalinya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pasuruan melakukan razia dikawasan puncak Tretes. Tak tanggung -tanggung, satu mucikari dan sembilan wanita penghibur (PSK) terjaring razia, Senin (4/6/2018) malam. Kasat Pol PP, Kabupaten Pasuruan Yudha Triwidya Sasongko mengatakan, semalam menyasar tempat atau wisma dikawasan Tretes, Kecamatan Prigen yang diduga sebagai tempat portitusi.

“Dari sembilan orang PSK dan satu mucikari yang terjaring, dua orang diantaranya sudah pernah terjaring saat dilakukannya operasi pekan yang lalu,” ungkap Yudha pada Memo X, Selasa (5/6/2018) dimako Satpol PP Kabupaten Pasuruan.

Mucikari Wisma ABG ikut terjaring (dim)

Mucikari Wisma ABG ikut terjaring (dim)

Ditambahkan Yudha, razia dimulai pukul 22.00, difokuskan dua titik yakni Pesanggrahan dan Gang Sono kawasan puncak Tretes. Razia ini dilakukan untuk meminimalisir adanya penyakit HIV yang banyak terjadi di Wilayah Kabupaten Pasuruan.

“Mereka langsung kita bawah ke mako untuk didata dan menjalani tes kesehatan, agar kita tahu dari sepuluh diantara mereka apakah ada yang terjangkit virus HIV,” ujarnya.

Selanjutnya, dari sepuluh orang yang terjaring, tujuh orang PSK akan diserahkan kepada Dinas Sosial untuk dilakukan pembinaan, 2 dua orang yang membandel menjalani sidang tipiring dan satu orang mucikari langsung dibawa ke Mapolres Pasuruan untuk diproses lebih lanjut. “Saat mau melakukan razia, kita harus extra hati-hati, takutnya bocor,” pungkasnya. (dim/yan)

Hukum & Kriminal

Sehari 4 Kebakaran Membara di Pasuruan

Diterbitkan

||

oleh

Sehari 4 Kebakaran Membara di Pasuruan

Memontum Pasuruan – Petugas Pemadam Kebakaran Pemkab Pasuruan pada Rabu (25/9/2019) dibuat pontang-panting, akibat adanya empat titik kebakaran yang waktunya hampir bersamaan. Bahkan untuk menangani pemadaman kebakaran tersebut, pihak PMK Kab. Pasuruan meminta bantuan pada PMK Kota Pasuruan.

Menurut Ruspandi Kepala PMK Kab.Pasuruan saat dikonfirmasi, mengatakan,” sehari ini (Rabu, 25/9/2019) setidaknya ada empat tempat kebakaran,”tegasnya.

“Lima titik kebakaran ada di Sukorejo, Prigen, Kalirejo dan Kepulungan Gempol. Untuk menjinakan amukan si jago merah ini, pihaknya meminta bantuan PMK dari Pemkot Pasuruan dan PMK PT. Sampoerna. Beruntung seluruh tempat yang terbakar bisa diatasi oleh petugas yang ada. Sementara itu dari empat kebakaran tersebut, tidak memakan korban jiwa dan hanya kerugian material jutaan rupiah. Pun demikian juga kebakaran yang ada di Sukorejo(rumah) dan pasar Kepulungan-Gempol,” ungkapnya.

Hingga saat ini penyebab kebakaran belum bisa diketahui, petugas masih melakukan pembasahan dilokasi kebakaran. Petugas dari unsur Kepolisian juga masih melakukan penyelidikan,”pungkas Ruspandi. (arp/hen/yan)

 

Lanjutkan Membaca

Hukum & Kriminal

Jenguk Anak Opname, Buronan Dicokok Buser Polres Pasuruan

Diterbitkan

||

oleh

Jenguk Anak Opname, Buronan Dicokok Buser Polres Pasuruan

Memontum Pasuruan – Pemburuan terhadap para pelaku pencurian mobil mitsubishi L-300 milik CV Angkasa Kecamatan Tutur yang dilakukan oleh trio spesialis pencuri mobil, akhirnya berhasil diberangus tim buru sergap Sakera Satreskrim Polres Pasuruan.

“Pelaku Sunaryo (29) warga Dusun Prodo, Desa Sapulante, Kecamatan Pasrepan adalah pelaku terakhir dari komplotan spesialis pencurian mobil,” tegas Kanit Jatanras Polres Pasuruan.

Dijelaskan, komplotan ini berjumlah tiga orang. Dua pelaku telah kami tangkap yakni Khodir (proses persidangan)dan Sul (telah divonis). Para pelaku pada 16 Agustus 2016 lalu melakukan pencurian satu mobil pick-up mitsubhisi L-300 nopol N 8723 TD yang berada di garasi penampungan susu milik CV Angkasa. Setelah dilakukan penyelidikan, akhirnya petugas mendapati nama satu pelaku .Petugas awalnya menangkap Sul dipersembunyianya, dari hasil lidik atas tersangka Sul, petugas mendapati identitas kedua pelaku.

Mendengar kedua rekannya tertangkap, Sunaryo melarikan diri ke luar pulau. Selang tiga tahun berlalu, petugas mendapat informasi dari masyarakat bahwa pelaku ini terlihat di sekitaran puskesmas Nongkojajar, Kecamatan Tutur.

Mendapati info tersebut, kami langsung menuju ke puskesmas yang dimaksud. Pelaku langsung kami tangkap, saat sedang menjenguk anaknya yang sakit. Pelaku mengakui dan langsung kami gelandang ke Mapolres Pasuruan,untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” pungkas Iptu Maryana Kanit Jatanras Polres Pasuruan. (hen/yan)

 

Lanjutkan Membaca

Hukum & Kriminal

Gembong Curanmor 14 TKP Diberangus Tim Sakera Polres Pasuruan

Diterbitkan

||

oleh

Iwan spesialis curanmor 14 TKP

Memontum Pasuruan – Berakhir sudah sepak terjang Iwan (20) pemuda asal Dusun Krajan, Desa Candibinangun, Kecamatan Sukorejo Kabupaten Pasuruan. Pasalnya saat ini ia harus merasakan penatnya dan dinginnya hidup terkurung dalam sel tahanan di Mapolres Pasuruan.

“Pelaku ini merupakan spesialis curanmor di 14 TKP, yang berhasil kami ringkus. Modus operandi yang dilakukan pelaku ini yakni berkeliling mencari mangsa menggunakan sepedamotor Honda CBR warna oranye tanpa plat nomer bersama rekannya yakni Imron (DPO). Dari hasil lidik sementara ini, pelaku bersama rekannya tersebut telah melakukan pencurian dan perampasan sepedamotor di 14 TKP yaitu di wilayah Kecamatan Sukorejo, Pandaan, Purwodadi, Purwosari dan Gempol,” terang Iptu Maryana Kanit Jatanras Polres Pasuruan.

Ditambahkan, dari penangkapan ini, pihaknya mengamankan 1 unit sepeda motor Honda CBR tanpa plat nomer yang digunakan untuk menjalankan aksinya. Saat ini tim penyidik masih mengembangkan perkaranya dan mencari keberadaan penadah motor curiannya.

“Kami menjerat pelaku dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara, ” tukas Wak Inggih sapaan Kanit Jatanras Polres Pasuruan ini. (hen/yan)

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement

Terpopuler