Hukum & Kriminal

POLITEKNIK NEGERI MALANG
space ads post kiri

Panglima KPJ Laskar Putih Banyuwangi, Kritisi Sampah di Tengah Pemukiman

  • Kamis, 7 Juni 2018 | 21:15
  • / 23 Ramadhan 1439
  • Dibaca : 96 kali
Panglima KPJ Laskar Putih Banyuwangi, Kritisi Sampah di Tengah Pemukiman

Memontum Banyuwangi – Komunitas Pejuang Jalanan (KPJ) Laskar Putih Banyuwangi, prihatin keberadaan pengolahan sampah yang berada di tengah-tengah pemukiman penduduk, tepatnya di sebelah barat Stadion Diponegoro, Kelurahan Penganjuran, Kecamatan Kota Banyuwangi. Menurut Panglima KPJ Laskar Putih, M Yunus, keberadaan pengolahan sampah tersebut sangat mengganggu kesehatan lingkungan.

”Jangan mentang-mentang belum ada warga yang meninggal karena sampah itu. Yang jelas lokasi pengelahan sampah ini sudah tidak layak berada di tengah pemukiman warga”, tegas Yunus.

Lanjut Yunus, lokasi Pengolahan Sampah di Barat Stadion Diponegoro, berada di tengah pemukiman warga Kelurah Penganjuran Kecamatan Kota Banyuwangi.

pihaknya mendesak Bupati Banyuwangi untuk segera menginstruksikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banyuwangi agar segera memindahkan lokasi pengolahan sampah yang ada. Sebab sudah sangat tidak layak, apalagi Banyuwangi kini tengah menjadi daerah tujuan wisata.

”Hal ini sangat kontraproduktif dengan kebijakan yang ada. Selain bisa menjadi sumber penyakit, juga dapat mengganggu pemandangan bagi wisatawan yang berkunjung ke Banyuwangi”, tambahnya.

Untuk itu saya mengingatkan kembali agar Pemerintah Kabupaten Banyuwangi benar-benar memperhatikan sikap KPJ Laskar Putih bagaimana segera memindah lokasi pengolahan sampah tersebut. ”Jika tidak segera memindahkan lokasi itu, kami akan bertindak sendiri,” tegasnya dengan optimis.

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup Banyuwangi, Khusnul Khotimah, ketika dikonfirmasi via WhatsAppnya, Kamis (7/6/2018), justru balik meminta kepada KPJ Larkar Putih untuk mencarikan lokasi yang bisa untuk relokasi pengolahan sampah tersebut. Menurut Khusnul Khotimah, tempat tersebut merupakan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), bukan tempat penampungan sampah. ”Jadi bukan TPA. Tempat itu juga dikelolah oleh kelompok.” Jelas Khusnul. (but/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional