Hukum & Kriminal

POLITEKNIK NEGERI MALANG
space ads post kiri

Tak Layak Jalan, Bus Harapan Jaya Ngandang

  • Senin, 11 Juni 2018 | 22:19
  • / 27 Ramadhan 1439
  • Dibaca : 84 kali
Tak Layak Jalan, Bus Harapan Jaya Ngandang

Memontum Kediri – Karena dinilai tak layak jalan Bus Harapan Jaya dikandangkan alias tak boleh beroperasi. Keputusan tidak layak jalan itu berdasarkan hasil operasi gabungan yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kediri bersama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kediri dan Polresta Kediri, pada Minggu (10/6/2018).

Dalam operasi gabungan ini menyasar pada kelayakan kendaraan transportasi bus angkutan umum dan melihat kondisi kesehatan sopir pada saat melakukan pengoprasian angkutan. Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Kementrian Perhubungan Dukut Siswantoyo mengatakan, hari ini kami bersama dengan anggota kepolisian dan BNN Kota Kediri melakukan pemeriksaan terhadap uji kelayakan kendaraan angkutan umum dan melihat kondisi kesehatan sopir angkutan.

“Dari hasil pemeriksaan sementara waktu ini, petugas telah mengamankan satu kendaraan bus yang dinilai tak layak operasional. ” katanya.

Dijelaskan oleh Dukut, bus yang dikandangkan itu mengalami berbagai kendala diantaranya, lampu penunjuk arah sebelah kiri mati, lampu rem belakang tidak menyala, kondisi rem parkir tidak fungsi, pintu utama dalam kondisi tak layak, pengukur kecepatan tidak berfungsi serta pintu darurat dan jendela darurat juga tidak ada.

“Dengan banyaknya kekurangan pada angkutan bus ini, kami mengamankan dan menghentikan operasional dari bus ini, ” lanjut Dukut lokasi Terminal.

Masih kata Dukut, atas ketidakan layakan angkutan umum ini, ia langsung menindak tegas. ” Karena hal ini menyangkut keselamatan para penumpang mudik. Bila angkutan bus ini tetap tidak mematuhi aturan, maka kami akan menindaknya lagi dan memberikannya tindakan tilang,” tegasnya.

Dokter Klinik Pratama BNN Kota Kediri Dr. Slamet mengatakan, dari hasil pemeriksaan tes urin pada bagi para awak bus, tidak ditemukan sopir yang mengkomsumsi narkoba. “Semuanya dalam keadaan sehat dan layak untuk melanjutkan perjalanan,” ungkapnya.

Lebih jauh dr. Slamet mengungkapkan, operasi ini merupakan upaya BNN Kota Kediri dalam menekan angka kecelakaan angkutan umum pada saat mudik. ” Bila sopir dalam keadaan tak sehat, maka akan membahayakan penumpang saat perjalanan mudik,” pungkasnya.

Berdasarkan pantauan dilapangan, petugas dari kepolisian dan Dishub langsung melakukan pemberhentian terhadap bus yang masuk ke Terminal Baru Tamanan. Mulai dari klakson, rem, ban, hingga trayek perjalanan, semuanya tidak luput dari pemeriksaan. (mid/ags/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional