Hukum & Kriminal

Politeknik Negeri Malang
STIE PERBANAS
space ads post kiri

Toko Bangunan di Asembagus Situbondo Dilalap si Jago Merah

  • Kamis, 5 Juli 2018 | 21:27
  • / 21 Syawal 1439
  • Dibaca : 218 kali
Toko Bangunan di Asembagus Situbondo Dilalap si Jago Merah
Kobaran Api saat dijinakkan oleh Petugas Damkar Kabupaten Situbondo. (im)

Memontum Situbondo – Ribuan warga memadati Jalan Raya Asembagus-Situbondo akibat terjadinya kebakaran hebat yang menghanguskan sebuah toko bangunan yang diketahui milik Arik Yanto (35), warga RT.01 RW.04 Dusun Tengah, Desa/Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo. Kamis (05/07/2018).

Pantauan Wartawan Memontum.com dilapangan, 4 unit mobil Damkar tampak kewalahan mengatasi si jago merah yang melalap semua bahan bangunan yang rata-rata mudah terbakar seperti, kayu, plastik, cat, thinner dan lainnya.

Toko Bumi Bangunan di jalan Asembagus Situbondo tampak Dilalap Sijago Merah. (im)

Toko Bumi Bangunan di jalan Asembagus Situbondo tampak Dilalap Sijago Merah. (im)

Kebakaran tersebut diduga dari konsleting arus listrik dan angin yang sangat kencang serta cuaca panas yang menjadi penyebab besarnya api, sehingga mengepulkan asap hitam ke berbagai arah.

“Dugaan sementara api berasal dari arus konsleting listrik. Sekitar pukul 09.00 Wib lampu PLN padam, kemudian pemilik toko menyalakan menggunakan mesin genset, tak lama kemudian tiba-tiba ada percikan api dari kabel genset,” ujar salah seorang petugas kepolisian berpakaian preman di TKP.

Hal itu dibenarkan oleh Anton,salah seorang karyawan toko tersebut. Dia menyatakan jika kobaran api sudah meninggi dari ruang belakang dan terus membakar pipa plastik serta barang-barang yang mudah terbakar di sekitarnya.

“Ada selisih setengah jam waktunya dari saat genset dinyalakan,” terang Anton.

Sementara itu, salah satu warga setempat yang tidak mau dikorankan namanya serta rumahnya bersebelahan dengan toko tersebut mulai panik bersama warga lainnya. Mereka bahu-membahu menyiramkan air menggunakan alat seadanya ke bagian sebelah utara toko. Hal itu dilakukan guna mencegah merembetnya api ke rumah warga sekitar.

Hingga berita ini ditulis pada pukul 12.20 wib kepulan asap masih tersisa. Sementara api sudah tak berkobar besar sebagaimana di menit-menit awal. Namun petugas Damkar masih terus menjinakkan api yang tersisa.

Akibat dari peristiwa tersebut, perkiraan kerugiannya ditaksir mencapai milyaran rupiah. (im/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional