Hukum & Kriminal

Politeknik Negeri Malang
STIE PERBANAS
space ads post kiri

Pemulung di Blitar Nekad Curi Anak Kambing

  • Kamis, 2 Agustus 2018 | 20:47
  • / 20 Djulqa'dah 1439
  • Dibaca : 133 kali
Pemulung di Blitar Nekad Curi Anak Kambing
Winarso alias Ciwik, pelaku pencurian anak kambing di dusun Jambangan, Desa Dawuhan, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar

Memontum Blitar – Tergiur mahalnya harga kambing jelang Idul Adha, seorang pemulung di Blitar nekad mencuri anak kambing milik warga. Pelaku yang diketahui bernama Winarso alias Ciwik (38) warga Jalan Ketantil, Kelurahan / Kecamatan Sukorejo Kota Blitar.

Pelaku mengaku mencuri hewan ternak ini lantaran tergiur dengan harga kambing yang cukup mahal menjelang hari raya Idul Adha. Ciwik tertangkap sebelum berhasil mendapatkan keuntungan dari menjual kambing hasil curiannya di Desa Dawuhan Kecamatan Kademangan Kabupaten Blitar.

Kapolsek Lodoyo Timur, AKP Sapto Rahmadi mengungkapkan, peristiwa pencurian ini berawal saat Ciwik mencari barang bekas di sekitar rumah Suhariyanto di dusun Jambangan, Desa Dawuhan, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar. Saat itu bukannya mencari barang rongsok, Ciwik justru memasukkan dua ekor anak kambing peliharaan Suhariyanto ke dalam karung dan membawanya kabur.

“Saat itu pemilik sedang tidak ada di rumah. Namun saat pulang ke rumah dan mengetahui kambing peliharaanya tidak ada korban langsung berinisiatif untuk mencari di sekitar rumah,” kata AKP Sapto Rahmadi, Kamis (2/7/2018).

Lebih lanjut Sapto menyampaikan, saat dicari, korban menemukan kambingnya sudah berada di dalam karung di atas sepeda motor milik pelaku sebagai pencari barang rongsokan. Sementara pelaku diketahui tengah memesan makanan tak jauh dari lokasinya memarkir kendaraan.

“Jarak antara rumah korban dan tempat pelaku memarkir kendaraan ini sekitar 4 kilometer. Karena takut akan menjadi sasaran amukan massa salah satu warga akhirnya melaporkan kejadian ini ke Polsek,” tandasnya.

Akibat perbuatannya, pemulung tersebut terancam hukuman penjara maksimal tujuh tahun.

“Pelaku terancam pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara,” pungkasnya. Di Polsek Lobar, barang bukti dua ekor anak kambing tersebut langsung diberikan Kapolsek Lodoyo Timur, AKP Sapto Rahmadi kepada pemiliknya, Suhariyanto. (jar/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional