Hukum & Kriminal

POLITEKNIK NEGERI MALANG
space ads post kiri

Timnas Indonesia Dikalahkan Palestina, Warga Ngawi Tewas di Kamar Kos

  • Sabtu, 18 Agustus 2018 | 19:06
  • / 6 Djulhijjah 1439
  • Dibaca : 58 kali
Timnas Indonesia Dikalahkan Palestina, Warga Ngawi Tewas di Kamar Kos
Jenazah Ristiawan Cahyanto,ditemukan tidak bernyawa di lantai (gus)

Memontum Sidoarjo – Diduga meninggal dunia karena serangan jantung,Ristiawan Cahyanto (40) warga Desa Munggut, Kecamatan padas, Ngawi, Rabu (15/8/2018) ditemukan tergeletak di ruang kamar kos Desa Tebel RW 5, Kecamatan Gedangan. Setelah usai menonton sepak bola Indonesia melawan Palestina di televisi. Seketika kabar meninggal mendadak, dilaporkan ke Polsek Gedangan dan langsung jenazah korban dievakuasi ke RSUD Sidoarjo untuk dilakukan visum.

Kejadian tersebut sekitar pukul 22.15 WIB bermula ketika korban dan teman kosnya, Beni Siswanto (43) menonton siaran langsung pertandingan sepak bola Asian Games di televisi. Hingga pertandingan berakhir, Beni melihat korban masih baik-baik saja. Ia pun pamit ke warung sebentar untuk ngopi. Usai ngopi di warung yang tidak jauh dari tempat kosnya itu, saksi Beni melihat kondisi pintu kos masih terbuka.

“Saksi heran dan masuk ke kos melihat korban sudah tergeletak,” kata Kanitreskrim Polsek Gedangan Ipda Supratman,Kamis (16/8/2018) siang.

Melihat temannya tergeletak dan tertutup sprei kasur, ia pun mencoba membuka karena dikira tidur. Saat coba dibangunkan ternyata korban tidak juga merespon.Saksi pun lari meminta tolong ke penjaga warung tempatnya mengopi tadi. Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung menuju kemar kos korban. Kondisi mulut korban sudah berbusa dan dinyatakan meninggal dunia.

Ipda Supratman yang mendapat laporan langsung menuju ke lokasi dan melakukan penyelidikan awal. Korban dinyatakan meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke RSUD Sidoarjo. Dugaan sementara, korban meninggal dunia karena serangan jantung mendadak.

“Pihak keluarga tidak ingin dilakukan otopsi dan jenazah yang bersangkutan sudah dibawa untuk dimakamkan. Pemeriksaan dilakukan dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” jelasnya. (gus/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional