Hukum & Kriminal

POLITEKNIK NEGERI MALANG
space ads post kiri

Polres Situbondo Selidiki Pembuangan Limbah Medis Beracun

  • Senin, 27 Agustus 2018 | 21:46
  • / 15 Djulhijjah 1439
Polres Situbondo Selidiki Pembuangan Limbah Medis Beracun
Kepala Dinkes Kabupaten Situbondo Drs.H.Abu Bakar Abdi,Apt.,M.Si saat mengecek temuan limbah medis B3 yang berserakan di bawah jembatan wilayah Kecamatan Banyuputih .(im)

Memontum Situbondo – Polres Situbondo saat ini sedang menyelidiki kasus pembuangan limbah beracun berupa, sisa jarum suntik dan ratusan botol kaca bekas berisi cairan mengandung bahan berbahaya. Kapolres Situbondo AKBP Awan Hariono,SH.,SIK.,MH sudah menurunkan personel untuk menangani kasus ini.

“Petugas sudah mengumpulkan bukti, termasuk mengamankan lokasi yang menjadi tempat pembuangan botol dengan memasang pita garis polisi,” ujarnya. Polisi juga sudah meminta keterangan sejumlah saksi guna mengetahui siapa yang membuang botol itu.

Kapolsek Iptu Bambang Irianto,SH

Kapolsek Iptu Bambang Irianto,SH

Disebutkan, saksi yang dimintai keterangan adalah warga sekitar yang rumahnya berdekatan dengan lokasi pembuangan di bawah jembatan wilayah Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo.

“Kami masih memintai keterangan warga sekitar sebagai saksi karena mereka yang menemukan limbah B3 di lokasi,” timpal Kapolsek Banyuputih Iptu Bambang Irianto,SH. Saat dikonfirmasi Memontum.com. Senin (27/8/2018)

Menurut Iptu Bambang, kasus pembuangan limbah medis yang masuk kategori bahan berbahaya dan beracun (B3) ini menjadi fokus perhatian polisi karena sudah melanggar UU Lingkungan Hidup. Dikatakan, sampel botol bekas cairan B3 sudah diambil dan akan diteliti untuk mengetahui kandungan bekerja sama dengan petugas Puskesmas terdekat.

“Selama ini masih belum diketahui cairan dalam botol untuk apa, tapi kami koordinasi dengan petugas Puskesmas terdekat untuk mengecek kegunaannya,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Dinkes Kabupaten Situbondo, Drs.H.Abu Bakar Abdi,Apt.,M.Si mengatakan pembuangan botol bekas berisi cairan B3 itu sudah masuk kategori pelanggaran berat. “Sehingga kami berkoordinasi dengan DLH Kabupaten Situbondo dan Polres Situbondo,” ujar H Abu Bakar.

Pernyataan itu disampaikan atas temuan sisa jarum suntik dan ratusan botol limbah medis B3 di bawah Jembatan, KM 228,400 arah Surabaya Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo. Minggu (19/8/2018). (im/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional