Hukum & Kriminal

POLITEKNIK NEGERI MALANG
space ads post kiri

Pasangan Pengantin Ditelantarkan 3 Jam di KUA, Resepsi Pengantin Bubar

  • Selasa, 28 Agustus 2018 | 21:57
  • / 16 Djulhijjah 1439
  • Dibaca : 332 kali
Pasangan Pengantin Ditelantarkan 3 Jam di KUA, Resepsi Pengantin Bubar

Memontum Kediri – Karena arogansi naib (juru nikah) di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri, mengakibatkan resepsi pernikahan bubar berantakan.

Nasib sial itu dialami pasangan pengantin Moh. Koyum dan Riska Fitriana warga Dusun Sumber dandang Desa Keniten Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri, karena prosesi pernikahan di kantor KUA pada Senin (27/8/2018) diterlantarkan hingga 3 jam, resepsi temu kemanten yang sudah direncanakan berantakan karena tamu undangan pada pulang.

Sugianto (50) orang tua pengantin merasa kecewa dan sakit hati, karena resepsi pernikahan yang rencana dilaksanakan pukul 10.00 Wib, tetapi pengantinya ditelantarkan baru dinikahkan pada jam 11.30.Wib. ” Keluarga saya sangat kecewa mas, kita sudah rencanakan temu pengantin jam 10, ternyata pengantinnya baru dijabi jam 11.30, akhirnya berantakan, semua tamu undangan pada pulang, ” kata Gianto dengan nada jengkel.

Padahal, lanjut Gianto, pasangan temanten sudah siap di KUA Mojo sekitar pukul 08.00 Wib. tetapi Aminudin, Sag Selaku Naib yang bertugas menikahkan anaknya Gianto malah sudah pergi menikahkan pengantin yang di luar kantor KUA.” Terusterang disini saya mencium aroma gratifikasi, karena pengantin yang menikah di KUA kan gratis, sedangenikahkan dengan mengundang Naib datang ke rumah ada transpotnya. Padahal sesuai dengan peraturan, Naib harus mendahulukan menikahkan pengantin yang datang di kantor KUA, ” lanjutnya.

Kontraktor jasa kontruksi ini sangat kecewa dengan pelayanan KUA Mojo, mestinya calon kemanten yang datang dikantor harus didahulukan sebab ini masih jam kerja apalagi petugas sudah dibayar oleh Negara. ” Tapi mengapa kami harus ditelantarkan, dan petugas malah mendahulukan pernikahan yang berada diluar kantor, dengan alasan mereka dibayar ini sungguh ironis,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala KUA Mojo Aminudin, SAg ketika dikonfirmasi mengatakan, memang pas jam 8.00 Wib, ia sudah menikahkan penganten diluar kantor KUA. ” Memang jadwal kita hari itu memang padat, sehingga mulai jam 8 pagi saya sudah keluar kantor,” katanya.

Namun aminudin mengaku, memang untuk wilayah Kecamatan Mojo masih kekurangan petugas, karena hingga saat ini di KUA Mojo hanya ada 2 petugas. Menurutnya dalam setiap tahun di Kecamatan Mojo tercatat 670 calon pengantin. (aji)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional