Hukum & Kriminal

Penerimaan Mahasiswa Baru Politeknik Negeri Malang
space ads post kiri

Terbakar Lagi, Hutan Lereng Gunung Argopuro

  • Senin, 8 Oktober 2018 | 19:30
  • / 27 Muharram 1440
  • Dibaca : 153 kali
Terbakar Lagi, Hutan Lereng Gunung Argopuro

Memontum Bondowoso – Tim gabungan yang terdiri dari beberapa unsur di Bondowoso kembali mendatangi Pegunungan Argopuro sisi timur. Mereka berupaya memadamkan api yang membakar kawasan itu sejak kemarin siang.

“Begitu tampak tanda-tanda kebakaran, kami langsung berkoordinasi dengan semua unsur masyarakat sekitar kawasan. Tadi malam beberapa tim juga langsung naik,” kata Kepala BKPH Bondowoso, Mohammad Rifa’i, saat dikonfirmasi di sekitar kawasan hutan kecamatan Curadami, Senin (8/10/2018).

Menurut M. Rifa’i, kebakaran yang terjadi saat ini tak jauh dari lokasi yang terbakar beberapa kurun sebelumnya. Yakni Petak 23 blok A, yang masuk wilayah Resor Pamangkuan Hutan (RPH) Curahdami.

“Cuma lokasi yang saat ini terbakar memang lebih terjal. Jadi tim tidak mungkin bisa menjangkau lokasi itu. Karena sangat berbahaya,” papar Rifa’i.

Oleh sebab itu, jelas Rifa’i, tim yang terdiri anggota Koramil, kepolisian setempat, anggota Yonif 514 Raider, serta sejumlah ormas dan warga sekitar kawasan itu, tetap bertindak memadamkan api sebisanya.

Caranya dengan membuat ilaran atau sekat yang lebih dalam. Karena ilaran itu berfungsi untuk mengurangi merembetnya api meluas ke lokasi lain di kawasan itu.

Kebakaran hutan terjadi di kawasan Perhutani di lereng Pegunungan Argopuro. Tepatnya di kawasan RPH Curahdami, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Bondowoso. Api mulai terlihat sejak Sabtu, (6/10/2018). Semakin terlihat membesar saat malam hingga dinihari.

Embusan angin yang sangat kencang beberapa hari belakangan ini diduga menyebabkan api tak segera padam. Bahkan, kebakaran hutan tersebut sempat menjadi tontonan gratis warga Bondowoso dan sekitarnya. Karena kebakaran itu terlihat makin jelas di waktu malam.

Belum diketahui secara pasti berapa luas kawasan yang terbakar. Namun jika dibanding kebakaran sebelumnya, kali ini terlihat lebih luas. Hal itu karena kobaran api yang ada di ketinggian pegunungan itu tampak lebih panjang dan lebar. (cw1/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional