Hukum & Kriminal

Politeknik Negeri Malang
STIE PERBANAS
space ads post kiri

Rekanan Pengadaan Sarung Tahun 2017 Dipanggil Kejari Batu

  • Selasa, 23 Oktober 2018 | 05:50
  • / 12 Safar 1440
  • Dibaca : 129 kali
Rekanan Pengadaan Sarung Tahun 2017 Dipanggil Kejari Batu
ilustrasi sarung (ist)

Memontum Kota Batu – Isu dugaan mark up dan fiktif pengadaan sarung di Kesra Kota Batu mulai didalami oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Batu. Mulai hari ini, Senin (22/10/2018), penyidik Kejari memanggil beberapa rekanan pengadaan ditahun 2017 silam.

Menurut informasi, pengadaan bersifat penunjukan langsung (PL) ini dianggarkan menjelang lebaran 2017 silam dan masuk APBD 2017. Total anggaran mencapai Rp 432 juta yang dipecah menjadi beberapa PL.
Seperti yang diungkapkan oleh Moch. Eko Purwanto salah satu rekanan yang ikut diperiksa.

“Ya mas saya memenuhi pemanggilan, sudah beberapa kali saya dipanggil sekitar dua kali. Tadi diperiksa di ruang Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Batu. Untuk pertanyaan ya meliputi itu, kapan pengadaan tersebut dan sudah terealisasi apa belum. Ya saya jawab apa adanya,” jelas Eko.

Kala itu, paket pekerjaan pengadaan sarung lewat penunjukan langsung (PL) paska safari Ramadhan tahun 2017 silam. Eko mendapat paket pengadaan sarung sebanyak 2000 buah merk Gajah Duduk senilai Rp 150 juta. Eko mengaku jika pekerjaan tersebut sudah dikerjakan sesuai dengan mekanisme yang ada.

“Saya sudah mempertanggungjawabkan semua itu. Saya yakini tidak ada permasalahan. Dokumennya sudah saya siapkan dan pekerjaan itu tidak fiktif,” tambah dia.

Terpisah, Diah pemilik CV Dua Berlian juga mengaku jika dimintai keterangan oleh penyidik. Bahkan Diah mendapat 3 paket pengadaan sarung dari Kesra di tahun 2017. Totalnya 2000 sarung merk Gajah Duduk senilai Rp 150 jutaan, kemudian 1500 dengan nilai Rp 90 juta dan 700 sarung total Rp 42 juta merk Wadimor.

“Ya memenuhi panggilan mas, saya yakin sesuai prosedur. Heran kenapa saya anggap tidak ada masalah tapi kok dinilai tidak beres dan bermasalah,” keluh Diah kepada Memontum.com.

“Ada masalah apa dengan pekerjaan saya,” sambung Diah bertanya kembali.

Menanggapi hal ini, Kejari Kota Batu Nur Chusniah dan Fariman Siregar Kasi Pidsus Kejari Batu belum bisa dikonfirmasi. Bahkan, Diah L selaku Kepala Bagian Administrasi Kesra Setda Pemkot Batu, pun juga belum bisa dikonfirmasi melalui telepon dan pesan singkat. (bir/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional