Hukum & Kriminal

Politeknik Negeri Malang
STIE PERBANAS
space ads post kiri

Pungut Kompensasi, Kepala Desa Jugosari Diprotes Pemilik CV Nur Mubarok

  • Kamis, 15 November 2018 | 19:50
  • / 6 Rabiul Uula 1440
  • Dibaca : 271 kali
Pungut Kompensasi, Kepala Desa Jugosari Diprotes Pemilik CV Nur Mubarok

Memontum Lumajang – CV Nur Mubarok yang merupakan perusahaan pertambangan pasir di kabupaten lumajang Jawa Timur memprotes Kepala Desa Jugosari Mahmudi, pasalnya sang Kades tanpa Konfirmasi telah mencatut nama perusahaannya dan dicantumkan dalam karcis penarikan konpensasi yang diberikan pada para sopir armada tambang pasir untuk warga jugosari sebesar Rp 15000 per Truk.

H. Munjin selaku pemilik perusahaan CV. Nur Mubarok mengatakan pada media ini bahwa CV. Nur Mubarok yang didirikan atas nama putranya yang bernama Gaus Lutfian Mubarok, meminta kepada Mahmudi untuk segera mengganti nama yang tertera dalam karcis tersebut, karena pungutan yang dilakukan oleh warga jugosari se akan – akan dikordinir oleh CV Nur Mubarok.

Baca: Warga Jugosari Lumajang Tutup Jalan, Tuntut Kompensasi dari Armada Tambang Pasir

“Saya protes, pak tolong ganti namanya, kalau sampean mau memungut punguten tapi namanya jangan pakai nama CV. Nur Mubarok” kata H. Munjin.

Selaku pemilik CV. Nur Mubarok, H. Munjin merasa khawatir karena namanya dipakai dikarcis yang digunakan untuk menarik konpensasi, pihaknya tidak mau ikut campur jika terjadi persoalan terkait hal itu .

“Langkah yang saya tempuh masih kekeluargaan, tapi saya begitu tau nama CV tertera pada karcis tersebut, lansung protes, saya minta mulai besok untuk tidak beredar gitu, dia bilang iya tapi kok masih berlanjut gitu loh, saya juga sudah memberi tahukan kepihak Polsek Candipuro terkait hal ini” terang H. Munjin.

Sementara kepala Desa Jugosari Mahmudi mengatakan kalau pencatutan nama CV. Nur Mubarok milik H. Munjin itu hanya teknik saja, tapi dalam pelaksanaannya tidak ada masalah.

“Itu salah cetak saja, maunya itu ada kelompok tersendiri yang memungut, ok kita ikuti, karena itu sudah tercetak daripada tidak ada bukti samasekali ya sudah di pakai saja dulu, besok lusa kalau sudah habis kayaknya sudah ada pokmas nanti, karcisnya masih tahap penyelesaian, mungkin besok selesai lusa langsung di pakai” Kata Kades.

Baca Juga: Warga Tak Dapat Kompensasi, Tidak Usah ada Tambang di Jugosari

Persoalan hilirmudik kendaraan Truk Pasir di Desa Jugosari Kecamatan Candipuro yang sempat memanas beberapa waktu lalu dan sempat ditutup oleh warga, kini mulai mencair, konpensasi kepada warga sebesar Rp 15000 per truk kini sudah diberlakukan, setiap truk yang lewat di jugosari harus membayar konpensasi tersebut dan diberi karcis namun hal itu diprotes oleh salah seorang pengusaha tambang kepada kepala desa jugosari karena dalam karcis tersebut tertera nama CV yang bersangkutan.(adi/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional