Hukum & Kriminal

space ads post kiri

Karyawati Digendam, Perhiasan Emas Amblas

  • Kamis, 27 Desember 2018 | 22:19
  • / 18 Rabiul Akhir 1440
  • Dibaca : 132 kali
Karyawati Digendam, Perhiasan Emas Amblas
gambar CCTV saat pelaku meminta Uut melepas cincin emasnya. (repro CCTV)

Memontum Kota Malang – Utami (26) karyawati toko Tanabang Jilbab di Jl Bungur, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Kamis (27/12/2018) sekitar pukul.08.00, menjadi korban gendam. Bahkan akibat dari kejadian itu, karyawati yang akrab dipanggil Uut ini kehilangan perhiasan emas miliknya hingga mengalami kerugian sekitar Rp 8 juta.

Aksi gendam ini terekam kamera CCTV toko, hingga proses gendam tersebut terlihat jelas. Namun sayangnya, wajah pelaku tidak terlihat utuh karena menggunakan helm standart. Kasus ini masih dalam penyelidikan Polres Malang Kota.

Menurut Rocky Anggono, pemilik toko Tanabang jilbab, menjelaskan bahwa pelaku masuk ke dalam toko saat kondisi baru buka. Pelaku mengendarai motor yang diparkir depan toko.

” Pelaku masuk seorang diri sambil menggunakan helm. Pelaku mengatakan kepada Uut kalau mencari jilbab untuk mertuanya,” ujar Rocky.

Saat itu Uut di dalam toko seorang diri melayani pelaku yang tampak memilih-milih jilbab. Diduga saat itu proses gendam sudah terjadi. Pelaku sempat keluar toko saat ada pembeli lain masuk. Setelah pembeli.pergi, pelaku kembali masuk.

” Saat itu di toko hanyanada Uut. Entah apa yang dikatakan oleh pelaku hingga Uut bersedia melapas kalung dan cincin emasnya,” ujar Rocky.

Kalung dan cincin emas itu kemudian dimasukan ke dalam kresek. Selanjutnya pelaku meminta diambilkan kresek dan berpamitan keluar sebentar.

” Ternyata pelaku kabur membawa perhiasan tersebut. Uut tersadar hingga melaporkan kejadian ini kepada saha dan karyawan lainnya,” ujar Rocky kepada awak media.

Kasat Reskrim Polres Malang Kota AKP Komang Yogi Arya Wiguna SIK mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan.

“Kami sudah cek di TKP dan melihat CCTV. Saat ini kami masih lidik. Masih kita dalami, indikasi ada unsur gendam,” ujar AKP Komang. (gie/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional