Hukum & Kriminal

Penerimaan Mahasiswa Baru Politeknik Negeri Malang
space ads post kiri

Pungut Jasa Ojek, 2 Ketua PKH Gajahrejo Gedangan Malah Kena Protes

  • Minggu, 6 Januari 2019 | 20:37
  • / 28 Rabiul Akhir 1440
  • Dibaca : 151 kali
Pungut Jasa Ojek, 2 Ketua PKH Gajahrejo Gedangan Malah Kena Protes
BANTAH : Didampingi Suhardiyono Kepetengan Desa Gajahrejo,Sutrisno dan Matsuri bantah tidak pernah memaksa. (H.Mansyur Usman/Memontum.Com)

Memontum Malang – Lantaran menerima uang untuk jasa ojek dari sejumlah warga penerima Program Keluarga Harapan (PKH), 2 orang Ketua kelompok PKH Desa Gajahrejo Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang justru diprotes. Pembayaran jasa ojek bagi penerima sebenarnya tak jadi soal.

Dua orang yang kena protes masing-masing bernama Sutrisno Ketua kelompok PKH Dusun Ardimulyo dan Matsuri Ketua kelompok PKH Dusun Sumberlele desa setempat.

“Pemberian uang jasa ojek itu antara Rp 10 ribu hingga Rp 25 ribu. Itupun untuk proses pencairan dana PKH ke BNI Gondanglegi. Dan itu atas kesepakatan bersama,” ujar Sutrisno Minggu (6/1/2019) sore tadi.

Pihaknya membawahi 39 orang anggota, mulai dari tingkat siswa pra sejahtera hingga warga Lanjut Usia (Lansia).

“Proses pencairan sejumlah itu tidak semuanya berjalan mulus, ada juga sebagian ATMnya keblokir. Dengan uang sebesar Rp 25 ribu itu, saya harus balik lagi ke Gondanglegi. Karena disamping usia mereka sudah lanjut, kebanyakan tidak punya kendaraan,” tambah Sutrisno.

Ungkapan senada disampaikan Matsuri. Pihaknya mengaku tidak pernah patok harga.”Dengan uang sebesar Rp 25 ribu itu, itung-itung mereka bayar ongkos ojek.Anggota saya sebanyak 39 orang, itupun tidak seluruhnya menggunakan jasa saya. Ada sebagian diantar sendiri oleh keluarganya, ” bebernya.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional