Hukum & Kriminal

Penerimaan Mahasiswa Baru Politeknik Negeri Malang
space ads post kiri

Hakim Vonis Bebas Hilmi, Kapolrestabes: Jadikan Pelajaran

  • Kamis, 31 Januari 2019 | 00:39
  • / 24 Jumadil Uula 1440
  • Dibaca : 118 kali
Hakim Vonis Bebas Hilmi, Kapolrestabes: Jadikan Pelajaran
Ribuan ojek online berkumpul di depan Pengadilan Negeri untuk menggelar aksi solidaritas untuk Ahmad Hilmi Hamdani, terdakwah, seorang driver ojol Gojek yang menjadi terdakwa, karena diduga telah menabrak seorang anggota marinir dan penumpangnya meninggal dunia, Rabu (30/1/2019)

Memontum Surabaya – Ahmad Hilmi Hamdani tak pernah menyangka jika dirinya bisa sampai diadili. Pasalnya, saat melintas di Jalan Mastrip Karang Pilang terjadi kecelakaan akibat ditabrak oleh oknum anggota marinir, Miftakhul Effendy. Namun sayangnya, Hilmi yang memiliki tiga orang anak dan korban dari kecelakaan malah dijadikan terdakwa atas meninggal dunianya Umi, pelanggannya atau penumpangnya saat kecelakaan.

Miftahul Effendy yang datang di pengadilan sebagai saksi menjelaskan kronologi saat kejadian. Ia menjelaskan, jika secara umum belok biasa dan pelan, namun Hilmi datang tiba-tiba hingga remnya tak mampu berhenti dan menabrak.

“Dari jarak 10 meter saya baru tahu kalau ada motornya, saya sudah ngerem, tapi ndak nutut. Lampu sign nggak jelas, pas deket baru lihat. Saya juga sudah menghindar, sampai jatuh ke kiri. Sampai ada yang sobek, kaki retak dan tangan terkilir,” kata Miftakhul saat bersaksi di ruang pengadilan, Rabu (30/1/2019).

Terkait meninggalnya Umi yang diduga menjadi korban dari kecelakaan, Miftakhul menyampaikan, jika meninggalnya Umi di rumah, bukan di rumah sakit. Dan hilangnya umur Umi bukan karena kecelakaan, melainkan penyakit pribadi.

“Meninggalnya tiga bulan kemudian setelah kecelakaan. Meninggalnya juga bukan karena kecelakaan, tapi indikasi kena gula dan terakhir kena paru-paru basah sebelum kejadian. Karena sudah diperiksa tidak ada gagar otak dan patah tulang,” ujarnya.

Sepeninggalnya Umi, Mifthakul mengaku telah berusaha beritikad baik dengan keluarga korban (Umi) dan Hilmi. Bahkan ia telah mengeluarkan uang sebanyak kurang lebih Rp 10 juta untuk mengganti rugi.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional