Connect with us

Banyuwangi

Komunitas Alumni Perguruan Tinggi, SMA/SMK Gerudug Polres Banyuwangi

Diterbitkan

||

Komunitas Alumni Perguruan Tinggi, SMASMK Gerudug Polres Banyuwangi
Prev1 of 3
Use your ← → (arrow) keys to browse

Memontum Banyuwangi – Puluhan massa Komunitas Alumni Perguruan Tinggi, SMA/SMK se-Banyuwangi gerudug Polres Banyuwangi, mendesak penegak hukum tegas dalam memproses secara hukum ustadz Supriyanto, yang vidionya viral di Media Sosial (Medsos) dan dalam pernyataan ustadz tersebut sangat merugikan Pasangan Capres-cawapres Nomor urut 01, Jokowi – Ma’ruf Amin.

Juru bicara Komunitas Alumni Perguruan Tinggi, SMA/SMK se-Banyuwangi, Marcelinus Lorianus DD menegaskan, pihaknya datang ke Polres Banyuwangi ini untuk melaporkan kasus dugaan ujaran kebencian dan fitnah yang dilakukan oleh ustadz Supriyanto.

“Kami datang ke Polres Banyuwangi ini untuk melaporkan kasus dugaan ujaran kebencian dan fitnah yang dilakukan oleh seorang ustadz hingga membikin gaduh Banyuwangi,” tegas Marcel, sapaan sehari-hari Marcelinus Lorianus DD, Rabu di Mapolres Banyuwangi, Rabu (13/3/2019)

Laporan ini, lanjut Marcel sebagai bentuk kepedulian masyarakat Banyuwangi atas Pemilu 2019 yang akan digelar pada 17 April mendatang. Menurutnya, Masyarakat Banyuwangi sangat cinta damai, beda pilihan itu hal yang sangat biasa, namun jangan membikin gaduh dan menyebar isu yang tidak benar.

“Saya minta kepada aparat tindak tegas penyebar fitnah dan penebar isu yang tidak benar, kami ingin Banyuwangi damai, aman dan tentram,” ungkapnya.

Disamping itu, timpal koordinator Alumni Perguruan Tinggi SMA/SMK, Eko Soekartono, pihaknya melaporkan kasus ini sebagai bentuk mendukung laporan yang sudah masuk di Polres Banyuwangi.

 

Prev1 of 3
Use your ← → (arrow) keys to browse

Advertisement

Terpopuler