Hukum & Kriminal

Penerimaan Mahasiswa Baru Politeknik Negeri Malang
space ads post kiri

Diduga Dipicu Korsleting Listrik, Ponpes di Taman Sidoarjo Terbakar

  • Kamis, 16 Mei 2019 | 22:42
  • / 11 Ramadhan 1440
  • Dibaca : 43 kali
Diduga Dipicu Korsleting Listrik, Ponpes di Taman Sidoarjo Terbakar
TERBAKAR - Pondok Pesantren (Ponpes) Jabal Noer di JL Mangga, Kelurahan Geluran, Kecamatan Taman, Sidoarjo terbakar dipadamkan 5 mobil PMK, Rabu (15/5/2019) petang

Memontum Sidoarjo – Sejumlah kamar di Pondok Pesantren (Ponpes) Jabal Noer JL Mangga, Kelurahan Geluran, Kecamatan Taman, Sidoarjo terbakar, Rabu (15/05/2019) petang. Diduga kebakaran itu disebabkan hubungan arus pendek (korsleting) salah satu aliran listrik di kamar Ponpes itu.

Akan tetapi, api cepat membesar hingga menyebabkan sejumlah kamar dan sebuah musala ikut terbakar. Beruntung api bisa segera dipadamkan dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran kamar santri Ponpes itu.

“Kami pastikan api sudah berhasil dipadamkan 5 unit mobil Pemadam Kebakaran (PMK) yang diterjunkan ke lokasi kejadian. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini,” terang Kanit Reskrim Polsek Taman, Iptu Sigit Cahjono, Rabu (15/05/2019) malam.

Lebih jauh, Sigit menceritakan berdasarkan informasinya, awal kebakaran di Ponpes yang diasuh KH Husein Rifai (70) ini terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Api diketahui pertama kali Sri Indah (33) yang tak lain pembantu Ponpes. Saat itu saksi sepulang membeli takjil melihat ada api yang membesar.

“Kemudian saksi saat masuk Ponpes melihat api yang berjatuhan dari atas kamar santri putra itu hingga saksi meminta tolong para santri lainnya,” imbuhnya.

Ketika para santri mengetahui ada kebakaran, lanjut Sigit api sudah dalam kondisi membesar. Hal ini disebabkan banyak barang yang mudah terbakar di lokasi kejadian. Bahkan api tampak semakin cepat membesar hingga merembet ke bangunan lainnya.

“Dalam kebakaran itu ada sekitar 6 kamar berlantai dua dan satu musala yang ikut terbakar,” ungkapnya.

Karena itu, para santri yang melihat kebakaran itu, langsung bergotong-royong memadamkan api menggunakan sejumlah peralatan seadanya untuk memadamkan api. Alhasil upaya para santri itu membuahkan hasil. Bahkan ketika 5 unit mobil PMK tiba di lokasi kejadian bisa langsung melakukan pembasahan di lokasi kebakaran itu.

“Berdasarkan hasil perhitungan sementara, dalam kebakaran itu kerugian Ponpes mencapai sekitar Rp 50 juta. Akan tetapi penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara karena hubungan arus pendek (korsleting) aliran listrik itu,” tandasnya. (Wan/yan)

 

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional