Hukum & Kriminal

Penerimaan Mahasiswa Baru Politeknik Negeri Malang
space ads post kiri

2 Bulan Hilang, Kepala Hilang Terpisah

  • Rabu, 26 Juni 2019 | 19:08
  • / 22 Syawal 1440
  • Dibaca : 28 kali
2 Bulan Hilang, Kepala Hilang Terpisah
EVAKUASI : Polsek Tempurejo bersama Tim melakukan evakuasi mayat Samo di hutan Nanggelan. (ist)

Jember, Memontum – Sejak dinyatakan hilang oleh keluarganya 2 bulan lalu, Samo (60) warga Dusun Bandealit, Desa Andongrejo, Kecamatan Tempurejo Kabupaten Jember, ditemukan dengan kondisi mengenaskan, Selasa (25/6/2019) sekitar pukul 13.00 di tengah hutan.

Jenazah Samo ditemukan di Hutan Taman Nasional ( HTN) Meru Betiri wilayah Hutan Nangggelan D Terate yang terletak di Desa Curahnongko, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember. Jenazah ditemukan 2 orang pencari madu bernama Bakir (50) warga Desa Curahnongko dan Siswadi (40) warga Desa Wonoasri, Kecamatan Tempurejo.

HILANG : Kondisi mayat Samo saat akan di evakuasi petugas. (ist)

HILANG : Kondisi mayat Samo saat akan di evakuasi petugas. (ist)

Menurut Kapolsek Tempurejo Ajun Komisaris Polisi Suhartanto, Kedua pencari madu itu menemukan jasad Samo dalam keadaan tergeletak di semak-semak tanpa sehelai pakaian melekat di tubuh dan mengeluarkan bau busuk.

“Awalnya 2 orang (Bakir dan Siswadi) ketika sampai di dekat TKP, keduanya mencium bau busuk yang semakin lama semakin menyengat, tak kuat dengan bau tersebut akhirnya kedua mencari arah sumber bau,” ujar Hartanto Rabu (26/6/2019) siang ketika dikonfirmasi Memontum.com di kantornya.

Namun keduanya merasa kaget ketika sampai di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Lanjut Kapolsek berpangkat tiga balok di pundaknya itu, saat melihat sosok mayat laki – laki dengan tinggi sekitar 165 cm dengan posisi tengkurap dan kepala terpisah dari badan.

“Kepalanya ditemukan berjarak sekitar Dua meter dari tubuhnya,” ucapnya.

Dengan adanya temuan tersebut sambung Suhartanto salah satu pencari Madu melaporkan ke kantor Mapolsek Tempurejo sementara satu diantaranya tetap berada di lokasi, untuk menjaga mayat.

Suhartanto menerangkan, mendapat laporan tersebut petugas dari Kepolisian Sektor (Polsek) Tempurejo langsung berkoordinasi dengan TIM search and rescue (SAR) Kabupaten Jember.

“Karena medan menuju lokasi sulit kita juga mengajak Komunitas Trail Tempurejo untuk melakukan Evakuasi jasad Korban (Samo), ” Kata Suhartanto.

Suhartanto menjelaskan, dari hasil Olah TKP Petugas menemukan barang bukti Barang bukti diantaranya celana panjang training warna biru, celana pendek warna hijau, Kaos lengan pendek warna putih.

“Tak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, memang menurut keterangan dari pihak keluarga korban saat melapor ke Mapolsek, sebelumnya memang korban mengalami gangguan jiwa, dari itu korban keberatan untuk dilakukan otopsi,” pungkasnya. (gik/yud/oso)

 

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional