Connect with us

Hukum & Kriminal

Polisi Buru Pelaku Utama Calo UB

Diterbitkan

||

Polisi Buru Pelaku Utama Calo UB

Memontum Kota Malang – Petugas Polres Malang Kota hingga Rabu (17/7/2019) siang, masih memburu pelaku utama calo mahasiswa baru jalur mandiri UB (Universitas Brawijaya) Malang. Hal itu dikerenakan MAK (23) warga Surabaya, yangbsudah berhasil diamankan pada Senin (15/7/2019) siang, hanyalah orang suruhan Hr.

MAK hanya disuruh menyebarkan pengumuman berupa stiker bertuliskan ” Seleksi Mandiri/Selma UB Malang 2019. Jalur belakang langsung lolos. Jurusan Saintek dan SosHum. Pembayaran belakang setelah pengumuman. Dijamin lolos kuota terbatas,”. Juga terdapat nomer telp atas nema Leny dalam stiker tersebut.

Brosur /stiker yang disebar MAK. (ist)

Brosur /stiker yang disebar MAK. (ist)

MAK berhasil ditangkap petugas security UB hingga diserahkan ke Polres Malang Kota. ” Ada 1 orang penyerahan dari security UB. Kemudian kita lakukan pemeriksaan dan pendataan. Pidana percobaan penipuannya belum masuk. MAK mengaku hanya hanya diminta menyebarkan saja oleh sesoerang bernama Hr yang masih kami cari,” ujar Kasat Reskrim Polres Malang Kota AKP Komang Yogi Arya Wiguna SH.

MAK disuruh Hr menyebarkan stiker itu secara rondom dengan dijanjikan keuntungan Rp 300 ribu. ” Untuk MAK sudah kami periksa dan data. Sudah kami pulangkan karena pidananya belum memenuhi. Sedangkan Hr masih kami cari,” ujar AKP Komang.

Sementara itu Dr Prija Jatmika, ahli Pidana UB, bahwa pihaknya berharap petugas Polres Malang Kota meneruskan perkara ini supaya bisa membongkar sindikatnya.

” Kami akan koordinasi dengan Pak Asfuri Kapolres Malang Kota. Orang yang diamankan kemarin mengaku mahasiswa PTS di Surabaya dengan alamat rumah Babatan, Wiyung, Surabaya. Kasus ini bisa dilanjutkan dengan Pasal 378 KUHp Junto 53 KUJP junto 88 KUHP, pemufakatan jahat melakukan tindak pidana penipuan,” ujar Prija.

Mewakili Rektor UB, Prija berharap petugas Polres Malang Kota bisa mengungkap sindikat ini. ” Supaya membongkar sidikat ini. Sosok yang menyuruh afalah Heri. Kalau petugas.kepolisian bisa membongkar sindikat ini, siapa tahu memang ada orang dalam yang terlibat. Kalau kasus ini dihentikan kan tidak terlacak apa benar ada orang dalam atau tidak,” ujar Prija. (gie/yan)

 

Advertisement

Terpopuler