Hukum & Kriminal

Penerimaan Mahasiswa Baru Politeknik Negeri Malang
space ads post kiri

Tabrak Fuso, Sopir Grandmax Tewas Tergencet Bodi Mobil

  • Senin, 22 Juli 2019 | 13:43
  • / 19 Djulqa'dah 1440
  • Dibaca : 23 kali
Tabrak Fuso, Sopir Grandmax Tewas Tergencet Bodi Mobil
EVAKUASI : Satlantas Polres Banyuwangi bersama Basarnas Banyuwangi saat mengevakuasi korban kecelakaan Fuso melawan Grandmax di depan Pabrik Semen Bosowa, Senin (22/7/2019) dini hari. (ist)

Memontum Banyuwangi – Eko Budiyanto (26) warga Dusun Duren Kidul, RT/RW 03/03, Desa Duren, Kecamatan Klakah, Lumajang meregang nyawa dalam kecelakaan maut antara Daihatsu Grandmax Nopol N 9623 YD dengan Truk, Fuso Nopol P 8646 UE, dijalan raya Situbondo, Desa Klatak, Kecamatan Kalipuro, tepatnya di depan pabrik semen Bosowa, Senin (22/7/2019) dini hari.

Kanit Lakalantas Polres Banyuwangi, Iptu Ardhi Bita menjelaskan, kendaraan Fuso yang di sopiri Sisnaidi (24) warga Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo melaju dari arah Utara menuju kearah selatan.

Ketika dipersimpangan dekat pabrik semen Bosowa tiba-tiba oleng, sedangkan dari arah selatan meluncur kendaraan grandmax yang dikemudikan korban Eko Budiyanto.

“Dari keterangan saksi Ariyono menjelaskan truk fuso itu berjalan oleng, sedangkan dari arah berlawanan ada kendaraan grandmax meluncur, sehingga terjadi kecelakaan, yang mengakibatkan korban tewas di tempat kejadian dengan tubuh tergencet bodi mobil,” papar Iptu Ardhi, Senin (22/7/2019) siang.

Lanjut Iptu Ardhi, sedangkan, pengemudi truk Fuso, Sisnaidi (24), menderita luka lecet pada tangan dan kaki, sobek dan lebam di mata kanannya. Dari hasil pemeriksaan, Sisnaidi diketahui tidak memiliki Surat Izin Mengemudi.

“Diduga sopir truk Fuso ini dalam kondisi mengantuk saat mengemudikan kendaraannya,” ungkapnya.

Untuk melakukan proses evakuasi korban, Polres Banyuwangi dibantu Basarnas Banyuwangi. 5 orang personil Basarnas dengan susah payah mengevakuasi korban yang terjepit badan mobil.

Koordinator Basarnas Banyuwangi, Rizky mengungkapkan, saat proses evakuasi mengeluarkan korban yang terjepit badan mobil membutuhkan waktu sekitar 45 menit.

“Tidak sampai 1 jam kami bisa mengevakuasi korban akibat terjepit badan mobil,” ungkapnya.

Usai mengevakuasi korban, lanjut Rizky pihaknya bersama Satlantas Polres Banyuwangi langsung membawa korban ke RSUD Blambangan, Banyuwangi.

“Korban saat dievakuasi sudah tidak bernyawa, dan langsung kami larikan ke RSUD Blambangan,” pungkasnya. (ras/oso)

 

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional