Hukum & Kriminal

space ads post kiri

Sopir Ngantuk, 2 Aremania Patah Tulang

  • Rabu, 31 Juli 2019 | 17:01
  • / 28 Djulqa'dah 1440
  • Dibaca : 52 kali
Sopir Ngantuk, 2 Aremania Patah Tulang
OLENG : Mobil Minibus yang banting setir ke selokan akibat sopir mengantuk

Jember, Memontum – Diduga sopir mengantuk, sebuah unit minibus akhirnya banting masuk ke selokan, di Jalan raya jurusan Jember-Lumajang, tepatnya di Jalan Darmawangsa Depan Primagama, Dusun Krajan, Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Rabu (31/7/2019) sekitar pukul 05.00.

Kanit Laka Lantas Polres Jember Ipda Herry menerangkan, kejadian itu berawal saat mobil minibus Isuzu Elf dengan Nomor Polisi L 7733 AE berjalan dari arah barat ke timur dan sesampai di Tempat Kejadian Perkara (TKP) mobil mulai oleng berjalan ke jalur kanan hingga keluar jalan.

“Setelah melakukan Olah TKP dan meminta keterangan dari saksi diduga kondisi sopir mengantuk, mobil berjalan ke lajur kanan hingga keluar jalan dan terperosok ke selokan,” ujar Herry l.

Saat terjadi kecelakaan, kondisi kendaraan tidak terlalu ramai, berbeda dengan jam-jam pada masuk sekolah atau jam berangkat kerja, sehingga kecelakaan tersebut tidak ada lawannya.

“Kecelakaan itu tunggal tidak lawannya, ” katanya.

Akibat Kecelakan tersebut sambung Herry, 2 pelajar yang hendak berangkat bersekolah mengalami luka-luka, Atjidy Mahdako (23) warga Jalan Kaca Piring, Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang, mengalami luka pada bagian bibir dan di rawat di Puskesmas Rambipuji.

“Sementara untuk Rully Okky (24) warga Dusun Kebun Langsep, Desa/Kecamatan Silo mengalami luka patah tulang pada tangan kanan, sehingga harus dilarikan ke RSD dr Soebandi, untuk mobil saat ini kita amankan di kantor satlantas Jember,” pungkasnya.

Informasi lain menyebutkan, minibus tersebut berisi 4 penumpang dewasa dan 2 pelajar. Sumber lain menyebut jika penumpang ini pulang dari menonton Arema FC di Malang.

Sejak kejadian itu, muncul informasi terkait Aremania mengalami kecelakaan dan membutuhkan bantuan untuk perawatannya. Pasalnya, kedua korban menderita luka patah tulang yang membutuhkan perawatan tak sedikit biayanya. (gik/yud/oso)

 

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional