Hukum & Kriminal

space ads post kiri

Usai Nikah 2 Hari, Pria Sambigede Dihajar Pemabuk

  • Rabu, 21 Agustus 2019 | 20:14
  • / 19 Djulhijjah 1440
  • Dibaca : 106 kali
Usai Nikah 2 Hari, Pria Sambigede Dihajar Pemabuk

Memontum Malang – Naas, bertahan selama 24 jam, Suwarso (62) meninggal dunia usai dianiaya seorang pemabuk. Pemukulan brutal pelaku dilakukan di hadapan Jumini (44), istri korban. Korban, baru menikah secara siri 2 hari lalu.

Aksi amuk pelaku terjadi di depan rumah atau warung, Selasa (20/8/2019) sore, tepatnya di Jalan Dr Wahidin RT15/RW06, Desa Sambigede, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang. Usai memukuli korban, pelaku langsung melarikan diri.

OTOPSI : Jenazah selesai menjalani visum et repertum. (sos)

OTOPSI : Jenazah selesai menjalani visum et repertum. (sos)

Dikonfirmasi lewat ponsel, Kapolsek Sumberpucung, AKP Edi Sunjata menjelaskan bahwa korban sempat dirawat di RSUD Kanjuruhan Kepanjen. Korban mengalami luka berat akibat pukulan tangan kosong di bagian wajah dan kepalanya.

Seharian dirawat intensif, Rabu (21/8/2019) pukul 14.00, nyawa korban tak terselamatkan. Kejadian itu sudah dilaporkan ke Polsek Sumberpucung. Jenazah korban lalu dibawa menuju RSU Dr Saiful Anwar Malang untuk menjalani otopsi.

Sekitar pukul 18.00, anggota Identifikasi Polres Malang mendatangi kamar forensik. Datang pula anggota Sumberpucung, warga Sambigede dan seorang anak korban.

Pukul 19.30, jenazah selesai menjalani visum et repertum lengkap atau otopsi. Dari observasi jenazah, korban menderita luka sobek di bibir bawah, luka memar di mata kanan dan kiri serta di belakang telinga, luka lecet di kaki dan tangan.

Menurut seorang warga, darah sempat mengucur dari telinga korban. Warga Sambigede yang menggantarkan korban, berharap, pihak kepolisian berhasil meringkus pelaku. Warga juga berharap, penjualan minuman keras dapat berkurang lantaran dapat menyebabkan nyawa manusia melayang.

“Ini juga karena miras. Semoga tidak terulang lagi,” ungkap seorang warga. “Ada saksi yang melihat kejadian Pak,” ungkap warga lainnya yang turut mengurus administrasi visum et repertum. Hingga kini, motif dan pencarian pelaku masih didalami pihak Polsek Sumberpucung dan Polres Malang. (sos)

 

1 Komentar

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional