Connect with us

Hukum & Kriminal

Keluarga Siswa Muhammadiyah 2 Jatiroto Lumajang, Minta Kasek Tanggung Biaya Pengobatan dan Perawatan

Diterbitkan

||

Keluarga Siswa Muhammadiyah 2 Jatiroto Lumajang, Minta Kasek Tanggung Biaya Pengobatan dan Perawatan

Memontum Lumajang – Kasus pemukulan yang dilakukan Oknum Kepala Sekolah (Kasek) yang bernama Herna Wahyu Purbowo (HWP). Kasek SMP Muhammadiyah 2 Jatiroto Kec Jatiroto Kab Lumajang Jawa Timur. Kepada muridnya Inisial MA (15) Siswa kelas lX (Sembilan). Yang bertempat tinggal di Dusun Ranupakis Desa Kaliboto kidul Kec Jatiroto. Membuat banyak orang geram.

Pasalnya menurut cerita mereka yang menjadi korban pemukulan HWP bukan hanya MA, ada beberapa murid yang diperlakukan serupa. Namun dalam Kasus yang menimpa MA hingga vedeonya viral dimedsos itu memang membuat terharu.

“Sudah anaknya tidak punya ibu (meninggal) dan tidak tinggal sama bapaknya, itu yang membuat kita terharu, soale anak itu dirawat pamannya di ranupakis,” kata salah seorang yang tidak mau disebutkan namanya.

“Vedeo itu juga disebarkan oleh muridnya yang pernah dia pukul mas. Anak saya juga sekolah disitu. Tapi kalau anak saya yang dipukul, langsung ta cegat di pintu gerbang sekolah mas,” imbuhnya.

Saat wartawan memontum.com datang ke SMP Muhammadiyah 2, beberapa siswa juga langsung menyampaikan bahwa yang dipukul bukan hanya MA. Namun banyak siswa lain yang pernah menjadi korban pemukulan. Gara-gara telat atau karena bolos sekolah. Bahkan salah seorang siswa mengatakan jika dirinya pernah mengalami kecelakaan motor dan tidak masuk sekolah. Namun dipukul juga ketika masuk sekolah.

“Banyak yang dipukul pak, saya aja waktu kecelakaan tidak masuk sekolah. Tapi sudah dimintakan izin sama orang tua, tetap dipukul juga,” ujar salah satu siswa.

“Pernah waktu pukul saya, tak bilangi mau saya laporkan Polisi. Saya malah diancam,” kata siswa yang lain.

Sementara itu MA, mengungkapkan kalau dirinya dipukul beberapa kali oleh HWP. Pemukulan itu dilakukan di mushola, namun yang terekam video viral tersebut hanya sekali.

“Saya sering dipukul, yang terlihat di video itu hanya sekali.Tapi saya dipukul beberapa kali, di kepala bagian belakang, kepala samping, pipi kanan dan kiri”, tutur MA saat didampingi Bapak Kandung dan Pamannya, Rabu (28/8/2019) ditempat tinggalnya.

Baca : Kasek SMP Muhammadiyah 2 Jatiroto Lumajang, Pukul Siswa Viral di Medsos

Kondisi MA kini sangat memprihatinkan, ia merasa kesakitan diseparuh badan. “Sekarang separuh badan saya sakit, kepala pusing dan tangan kanan agak berat, badan gemetaran,” tutur MA

Paman korban, Bambang Hariyanto, menuntut sang oknum kepala sekolah (HWP) untuk menanggung seluruh biaya pengobatan MA hingga sembuh.

“Meski kasus ini sudah selesai secara kekeluargaan, kami menuntut HWP untuk menanggung biaya pengobatannya baik fisik maupun psikisnya hingga sembuh dan kami berharap tidak ada lagi pemukulan terhadap MA”, pungkasnya. (adi/yan)

 

Advertisement

Terpopuler