Connect with us

Hukum & Kriminal

Pingin Punya Motor, Tiga Siswa SD Nekat Nyuri

Diterbitkan

||

Walikota Malang Drs Sutiaji saat menyerahkan barang bukti motor Honda Supra kepada Supriano usai rilis di Mapolres Malang Kota pada Senin (16/9/2019) sore . (gie)

Memontum Kota Malang – Sangat miris apa yang dilakujan oleh 3 siswa kelas 5 SD di Kota Malang ini. Mereka kompak untuk mencuri motor Honda Supra Fit Nopol N 4421 BT di Samping Toko Sang Surya Jl Ternate, Kelurahan Kasin, Kota Malang pada 7 September 2019 pukul 13.30.

Mereka berinisial MA (12) warga kawasan Kauman, Kecamatan Klojen, Kota Malang, AA (12) warga Desa Gondowangi, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang dan AW ( 10) warga Bareng, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Kasus nya saat ini ditangani oleh unit PPA (Perlindungan Perempuan Anak) Polres Malang Kota.

Informasi Memontum, bahwa sebelum kejadian Ahmad Supriono (37) memarkir motornya di samping Toko Sang Surya Di Jl Ternate. ” Saat itu saya ingin beli kabel. Kemungkinan karena perut saya lapar, hingga kelupaan kunci masih menempel di rumah kontak,” ujar Supriono.

Motor itu terparkir dengan kunci yang masih menempel di rumah kontak. Tak lama kemudian muncul MA, AA dan AW berjalan di lokasi. Nampaknya MA dan AA tertarik dengan motor tersebut. Sehingga setelah mengetahui kontak motor masih masih menancap, MA segera berniat untuk mencuri.

MA kemudian menuntun motor tersebut sedangkan AA mendorongnya dari belakang. Sedangkan AW hanya terlihat berjalan di belakangnya. Saat melintas di Jl Menari, Kecamatan Klojen, petugas Polsekta sukun yang kebetulan melintas merasa sangat curiga melihat 3 anak sedang mendorong motor.

Petugas kemudian menanyakan moyor tersebut hingga membuat MA, AA dan AE gelagapan hingga mengaku kalau motor tersebut hasil curian. Petugas Polsekta Sukun kemudian berkoordinasi dengan petugas Polsekta Klojen hingga melakukan pengamanan. Karena masih anak-anak, ketuganya kemudian dilimpahkan ke PPA Polres Malang Kota.

Karena peran AW hanya berjalan dan tidak ikut mendorong motor tersebut, dia tidak ikut menjalani proses. Sedangkan MA dan AA sampai saat ini masih dalam proses. Mereka bersikukuh baru sekali ini melakukan pencurian karena ingin punya motor. (gie/yan)

 

Advertisement

Terpopuler