Hukum & Kriminal

Politeknik Negeri Malang
STIE PERBANAS
space ads post kiri

Bertamu Ditinggal Tahlilan, Pegawai Negeri Terbelit Tampar

  • Selasa, 14 November 2017 | 23:39
  • / 24 Safar 1439
  • Dibaca : 721 kali
Bertamu Ditinggal Tahlilan, Pegawai Negeri Terbelit Tampar
TURUN : kondisi korban usai diturunkan warga. (ist)

Memontum Malang — Sehari, dua kali terjadi bunuh diri dengan cara kendat. Pagi seorang pria depresi kendat di Dampit, Selasa (14/11/2017) malam, aksi kendat kembali terjadi dan menimpa warga di Sumberpucung.

Identitas korban sempat tidak diketahui warga sekitar. Ia terbelit tali tampar di belakang rumah seorang warga, masuk wilayah Dusun Ngrancah RT24/RW08, Desa Senggreng, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang.

Satu jam ditunggu agar warga dapat mengenali wajah korban, akhirnya identitasnya diketahui bernama Dedy Khusnadi (48). Korban tercatat sebagai warga Dusun Lemahduwur, Desa Sitirejo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang.

Dikonfirmasi lewat ponsel, Kepala Desa Sitirejo Wagir, H Sodik Kunil Fitri, membenarkan adanya kejadian. Pihaknya kini tengah memintai keterangan saksi-saksi termasuk keluarga korban.

Hasil keterangan keluarga baik pada pihak kepolisian maupun perangkat desa, korban baru berpindah kerja ke Kecamatan lain. Ia baru seminggu bekerja. Namun, menurut Sodik Kunil, pindahnya pekerjaan belum tentu menjadi sebab depresi hingga mengakibatkan korban meninggal.

“Dia pindah kerja ke kantor Kecamatan, memang. Baru semingguan, ” ungkap Sodik Kunil kepada Memontum.com.

“Dia ke rumah teman atau sahabatnya. Keluarga, anak, istrinya tadi kemari. Tidak ada tanda kekerasan di tubuh korban, kesimpulannya meninggal karena bunuh diri murni, ” terang seorang Sumber Memo kepada Memontum.com.

Informasi didapat Memontum.com, korban disebut keluarganya dan tetangga, jika korban tidak pulang selama 2 hari atau sejak Minggu (12711/2017) lalu. Informasi korban meninggal dengan cara kendat sempat tersiar di grup Fesbuk Informasi Malang Raya–dishare guna mencari identitas korban.

Menurut seorang pengguna akun Fesbuk, korban bertamu ke rumah seorang warga sejak Senin lalu. Selasa malam, ia ditinggal sendirian oleh pemilik rumah untuk tahlil. Bareng sekembalinya pemilik rumah itulah, diketahui jika korban sudah tidak bernyawa. Lehernya terjerat tali tampar. (sos)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional