Hukum & Kriminal

pariwisata kabupaten jember
iklan PT. BSI

Istri Teman Ditiduri, Keroyok Sesama Punk

  • Selasa, 12 Desember 2017 | 17:51
  • / 23 Rabiul Uula 1439
  • Dibaca : 623 kali
Istri Teman Ditiduri, Keroyok Sesama Punk
BONYOK : Korban babak belur. (Foto Humas Polres Malang)

Memontum Malang — Enam kawanan “mantan” PUNK asal Ponorogo – Trenggalek mengamuk dan mengeroyok temannya yang juga asal Ponorogo. Solidaritas main pukul itu dipicu kisah asmara pacar seorang tersangka yang pernah ditiduri korban.

Enam tersangka sekaligus diringkus anggota Reskrim Polsek Kepanjen. Diantaranya, tersangka
M.Coirul anam (21), Wahyu Luki (21), Sofi Bahtiar (20) dan Alfata Maidatul (21). Keempatnya mengaku asal Desa Beton, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Ponorogo.

Dua lain bernama M.Bayu (22) mengaku warga Desa Jarak, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo dan M Safii (20) warga Desa Cengkong RT11/RW05, Kelurahan Tamanan, Kecamatan/ Kabupaten Trenggalek.

TSK : Para tersangka. (Foto Humas Polres Malang)

TSK : Para tersangka. (Foto Humas Polres Malang)

Korbannya babak belur, yakni Andi Darussalam (29) warga Jalan Sunan gunungjati 1/1 Desa Ngabar, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo. Ia dipukul, ditendang, dipukul tongkat bambu hingga luka memar di sekujur tubuhnya.

“Pemicunya karena korban pernah berhubungan dengan pacar salah satu tersangka. Motifnya dendam atau sakit hati, ” papar Kapolsek Kepanjen, Kompol Bindriyo, kepada Memontum.com, Selasa siang sembari menyebut bahwa penangkapan masuk dalam giat Operasi Sikat Semeru II 2017.

Singkat cerita, seorang perempuan, sebut saja Kembang (18) asal Ponorogo bekerja di Malang. Suatu hari, ia ditemui korban. Entah karena asmara atau sebab lain, keduanya lalu berhubungan intim.

Perlahan, kejadian itu diketahui tersangka Luki. Ia pun mengeluhkan perbuatan korban kepada teman-temannya. Berangkat dari Ponorogo, solidaritas ini menuju ke Kepanjen naik mobil Mobil Grand Livina AE 1355 SM.

Lokasi pengeroyokan bertempat di dekat Perumahan PNS Jalibar Kepanjen atau dekat Taman Puspa Kepanjen. Disita sebagai barang buktu berupa tongkat bambu berlumuran darah dan mobil Grand Livina.

“Tersangka dan korban ini saling kenal. Mereka mengaku alumni PUNK, sekarang masih.. Ada kejadian, kami segera ke lokasi dan amankan para tersangka, ” sebut Bindriyo, mantan Kapolsek Lowokwaru Polres Malang Kota, Selasa sore.

Pada hari pertama Operasi Sikat Semeru II 2017, jajaran Polsek Kepanjen juga berhasil mengamankan 6 peminum minuman keras. Mirisnya, ada 2 perempuan yang turut serta minun miras. Alhasil, keenam peminum dibawah umur itu dikenai wajib lapor dan ditagih janji tidak mengulangi perbuatannya. (sos)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional