Hukum & Kriminal

Politeknik Negeri Malang
STIE PERBANAS
space ads post kiri

Dua Bayi Dibuang di Warkop dan Kebun Tebu

  • Minggu, 7 Januari 2018 | 17:38
  • / 19 Rabiul Akhir 1439
  • Dibaca : 775 kali
Dua   Bayi  Dibuang  di Warkop dan Kebun Tebu
Bayi berjenis kelamin perempuan saat di Puskesmas Prambon (gus)

Memontum Sidoarjo — Warga Desa Ganggang Panjang, Kecamatan Tanggulangin, Sabtu (6/1/2018) sore. Digegerkan temuan sesosok bayi mungil berjenis kelamin laki-laki dengan berat 4,8 kilogram dan panjang 11,7 cm dibuang dibalai pertemuan petani, area pohon tebu di kawasan Dusun Balepanjang.

Temuan bayi yang diperkirakan berusia satu minggu ini, sekitar pukul 04.30 Wib lengkap dengan tali pusar. Bayi diduga sengaja dibuang, oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Pertama kali ditemukan oleh Hadi Karyono (50) warga RT 03 RW 01, Desa Ganggangpanjang, ketika membuang bayi kucing di semak-semak kebun tebu.

‘Saya tidak tahu persis, tiba-tiba mendengar suara tangisan bayi. Betapa kaget melihat bayi, yang dibungkus kain ditempatkan pada kardus aqua. Setelah itu saya beritahukan pada warga dan dilaporkan ke Polsek Tanggulangin untuk ditindak lanjuti. Bayi kemudian dibawa ke pos bidan Istiana, selanjutnya dirujuk ke RSUD Sidoarjo untuk menjalani perawatan medis. Memang sebelum ditemukan bayi itu,lebih dulu dikerumuni 4 ekor kucing, ‘ kata Hadi Karyono

Bayi berjenis kelamin perempuan saat di Puskesmas Prambon (gus)

Bayi berjenis kelamin perempuan saat di Puskesmas Prambon (gus)

Kapolsek Tanggulangin, Kompol Sirdi membenarkan bahwa di desa Ganggang Panjang, telah ditemukan sesosok bayi. Kini bayi itu dilarikan ke RSUD Sidoarjo, untuk menjalani perawatan medis. Pihaknya, masih melakukan penyelidikan atas peristiwa itu.

Sementara, Minggu (7/1/2018) sekitar pukul 06.00 Wib kembali ditemukan bayi di warung Jantran Desa Wonoplintan, Kecamatan Prambon. Penemuan bayi berkelamin perempuan ini, diperkirakan berusia tiga hari, panjang 2 cm dengan ciri punggung ada tanda warna hitam (toh), oleh Sudiyo (58) warga Desa Sekutu, Kecamatan Tarik yang kebetulan sedang melintas.

Oleh Sudiyo, temuan itu disampaikan Sugeng Waluyo (55) warga setempat, sedang jalan-jalan di seputaran jalan raya desa. Ketika dilihat, ternyata bayi dikerubungi semut, masih terbungkus kain batik (sewek) dan sampingnya, 1 botol berisi susu. Langsung temuan bayi itu, dilaporkan ke Polsek Prambon.

Kapolsek Prambon AKP Isharyata saat olah TKP

Kapolsek Prambon AKP Isharyata saat olah TKP

‘Bayi itu sudah dikerubungi semut, dan nyamuk. Spontan bayi itu digendonng dibawa pulang ke rumah menuju ke bidan desa. Kemudian dilarikan ke Puskesmas Prambon, untuk menjalani perawatan medis dikarenakan kondisinya masih sehat,” ujar Sugeng Waluyo pada Memontum.com.

Kapolsek Prambon, AKP Isharyata menegaskan bayi tersebut kini menjalani perawatan medis di Puskesmas Prambon. Popok bayi warna pink, grito warna biru, baju pembungkus warna biru laut, batik sewek warna hitam, tiga bungkus susu bayi merk Vidoran, sepuluh bungkus kasa, sebotol susu masih ada susu, dan sebungkus obat herbatia disita sebagai barang bukti. (gus/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional