Hukum & Kriminal

Politeknik Negeri Malang
STIE PERBANAS
space ads post kiri

2 Anak Nakal, Curi Uang Amal di Ngajum Buat Beli Rokok dan Kaos Baru

  • Minggu, 7 Januari 2018 | 19:39
  • / 19 Rabiul Akhir 1439
  • Dibaca : 345 kali
2 Anak Nakal, Curi Uang Amal di Ngajum Buat Beli Rokok dan Kaos Baru
MUDA : Kedua anak di lokasi kejadian. (Foto Humas Polres Malang)

Memontum Malang — Dua anak nakal ini tidak jera pernah kepergok mencuri dan akhirnya gagal. Malah tiga kali sejak September 2017, berduet mencuri kotak amal di desanya sendiri. Kasusnya terungkap gara-gara si maling cilik menukarkan uang receh jutaan rupiah.

Berdasar rilis pers Polres Malang melalui Kasubaghumas Polres Malang, AKP Farid Fathoni, bahwa 2 anak berusia 14 tahun dan 15 tahun telah diperiksa anggota Reskrim Polsek Ngajum dan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Malang.

Keduanya bukan kakak beradik namun tinggal satu kampung. Sebut saja namanya, Kurus dan Ceking. Duet Kurus dan Ceking membuat heran banyak orang seputaran tempat tinggalnya. Setelah diperiksa polisi, barulah terbongkar aksi pencurian lainnya.

Hasil pemeriksaan anggota Reskrim Polsek Ngajum, kedua anak ini pernah mencuri kotak amal di Ngajum sebanyak 3 kali dan 3 gagal mencuri di Wagir, Kesamben, Wonosari lantaran kepergok warga.

Tengah September 2017 silam, keduanya mencuri sekitar Rp 150 ribuan di salah satu mushola Kapurono Ngajum. Selasa (2/1/2018) dini hari, keduanya mencuri uang kotak amal di Babadan Ngajum. Esoknya, pencurian diulangi lagi.

Tiap beraksi, keduanya naik sepeda motor modif. Selalu dini hari ketika warga terlelap tidur. Ratusan ribu uang amal dicuri kedua maling cilik. Aksi ketiga kali bahkan membuat keduanya semakin senang karena mendapat uang Rp 2,7 juta.

Amal sebanyak itu dikarenakan pihak pengelola Masjid dan warga sepakat membuka kotak amal sebanyak 2 kali dalam setahun. Siapa sangka, kotak amal itu justru diincar maling cilik.

Kamis (3/1/2018) sore, amblasnya kotak amal diketahui warga Babadan. Bersamaan itu, kotak amal mushola Al Barokah Babadan, sempat ditemukan warga di kebun belakang dekat lokasi. Pihak pengelola pun penasaran siapa pelaku yang tega mencuri uang amal warga.

Perlahan muncul petunjuk. Terdengar kabar jika seorang anak baru gede (ABG) tengah menukar uang lima ribuan. Informasi tersebut lalu disampaikan warga ke pihak kepolisian. Tidak butuh waktu lama, penyelidikan dilanjutkan polisi.

Alhasil, hanya sehari saja, pelaku pencurian berhasil diamankan anggota Reskrim Polsek Ngajum. Dua anak itu mengakui perbuatannya lebih dari 3 kali. Aksi pencurian di Masjid meraup uang amal sebesar Rp 2,7 juta. (sos)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional