Hukum & Kriminal

Politeknik Negeri Malang
STIE PERBANAS
space ads post kiri

Nyopet di Pasar Besar, Arek Muharto Benjut

  • Sabtu, 13 Januari 2018 | 13:36
  • / 25 Rabiul Akhir 1439
  • Dibaca : 246 kali
Nyopet di Pasar Besar, Arek Muharto Benjut
Foto Agus W yang sempat beredar di media sosial. (ist/ facebook)

Memontum Kota Malang — Agus W (18) warga Jl Muharto Gang V, Kelurahan Kota Lama, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang hingga Jumat (12/1/2018) sore, masih meringkuk di balik jeruji besi Polsekta Klojen. Sebelumnya, dia dihajar massa pada Kamis (11/1/2018) sekitar pukul 14.15 karena tertangkap basah melamukan pencopetan di kawasan pintu masuk Pasar Besar sebelah barat Jl Sersan Harun, Kecamatan Klojen, Kota Malang.

Dia tertangkap basah mencopet HP Oppo milik seorang wanita berinisial NP, penghujung Pasar Besar. Akibat dari kejadian itu, Agus sempat dihajar massa dan fotonya sempat nampang di media sosial. Kini petugas Polsekta Klojen terus melakukan pengembangan karena diduga Agus sudah aering melakukan aksi serupa. Meakipun demikian, Agus bersikukuh dia hanya sebagai pelaku tunggal.

Informasi Memontum.com, menyebutkan bahwa korban saat itu sedang berbelanja bersama seorang temannya. Saat herda di pintu masuk, resleting tas cangklong miliknya di buka oleh Agus. Kejadian cukup cepat hingga Agus berhasil menguasai HP Oppo tersebut. Kejadian itu diketahui oleh korban hingga segera saja berteriak copet.
Karena diteriaki, Agus langsung kabur berlari.

“Ada yang teriak copet-copet. Pelakunya kabur hingga berhasil ditangkap di blok daging sekitar 50 meter dari lokasi awal,” ujar Ridho Maulana, salah searang Wastib Pasar Besar.

Setelah ditangkap, Agus sempat merasakan beberapa bogem.mentah mendarat di wajahnya. Beruntung, dia segera diamankan oleh petugas Wastib dan anggota Polsekta Klojen. Kepada petugas, Agus mengaku mencopet karena sedang butuh uang.

Kapolsekta Klojen Kompol Andi Yudha SH SIK membenarkan adanya kejadian itu. “Tersangka berinisial AW. Dia kami amankan karena kasus pencopetan. Kini kami masih melakukan pengembangan karena diduga dia sudah sering kali melakukan aksi serupa,” ujar Kompol Andi. (gie/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional