Hukum & Kriminal

Politeknik Negeri Malang
STIE PERBANAS
space ads post kiri

Depresi, Janda 1 Anak Turen Kendat Pakai Kerudung

  • Minggu, 21 Januari 2018 | 17:57
  • / 4 Jumadil Uula 1439
  • Dibaca : 596 kali
Depresi, Janda 1 Anak Turen Kendat Pakai Kerudung
BB : Alat yang dipakai korban. (Foto Humas Polres Malang)

Memontum Malang — Lingkungan warga Jalan Surya RT01/RW05, Desa Tawangrejeni, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Sabtu (20/1/2018) jelang petang, dikejutkan aksi bunuh diri seorang janda 1 anak. Keluarga musti menjebol pintu kamar.

Musibah dialami keluarga Indan Istiningwahyuni (25) warga setempat. Sekitar pukul 18.30, korban ditemukan kerabatnya dalam kamar dan sudah tidak bernyawa. Sehelai kerudung sempat terbelit di leher korban.

Dikonfirmasi lewat ponsel, Kapolsek Turen, Kompol Adi Sunarto membenarkan adanya kejadian. Pihaknya menjelaskan bahwa anggota telah memeriksa keterangan saksi-saksi. Korban dipastikan menjalani aksi bunuh diri murni.

Adapun kecenderungan niat bunuh diri telah diketahui dari beberapa sumber. Diantaranya, tahun 2015 korban pernah mencoba bunuh diri dengan terjun ke dalam sumur namun selamat dan isi WA korban yang curhat kepada seseorang jika ia ingin bunuh diri.

Selain dua kecenderungan itu, korban juga diketahui pernah jatuh pada usia 16 tahun, korban menderita sakit asma dan beberapa tahun terakhir korban menjadi temperamen terhadap ibu kandungnya sendiri.

Terakhir terlihat, korban masih duduk dalam kamarnya sekitar pukul 17.00. Sekitar pukul 18.00, sang ibu merasa kuatir dan cemas. Bermaksud melihat kondisi sang anak, namun pintunya terkunci rapat. Ia hanya bisa mengintip dari jendela. Terkejut ia sebab ada kain terikat di atas jendela.

Ia lalu memberitahu seorang kerabat dan berusaha memastikan kondisi korban. Kerabat lalu mencongkel daun pintu kamar agar dapat masuk. Korban terlihat selonjor dengan kain terbelit di lehernya. Nyawanya tidak tertolong.

“Alatnya memakai kerudung sesuai hasil olah kejadian perkara anggota kami, ” terang Kompol Adi Sunarto kepada Memontum.com. Masih menurut Adi, pihak keluarga menerima kejadian sebagai musibah murni atau kecelakaan murni sehingga tidak perlu dilanjutkan penyelidikan. (sos)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional