Hukum & Kriminal

Penerimaan Mahasiswa Baru Politeknik Negeri Malang
space ads post kiri

Ngaku dari PLN, Rampok Beraksi di Rumah Pak Dokter

  • Senin, 29 Januari 2018 | 19:10
  • / 12 Jumadil Uula 1439
  • Dibaca : 447 kali
Ngaku dari PLN, Rampok Beraksi di Rumah Pak Dokter

Memontum Kota Malang — Rumah milik pasutri dr Hari dan dr Tantari Sugiman, warga Jl Songgoriti, No 18, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Senin (29/1/2018) sekitar pukul 09.15, disatroni perampok. Sebanyak 3 pelaku yakni 2 pelaku mengaku dari petugas PLN yang akan mengecek meteran listrik dan 1 pelaku menunggu dari kejauhan.

Pelaku menyekap Novi Krista Arisanto (21) pembantu rumah tangga, asal Jabung, Kabupaten Malang di dalam kamar mandi. Diduga saat itulah prlaku menguras uang dan perhiasan emas hingga diperkirakan kerugian lebih dari Rp 150 juta.

Informasi Memontum.com menyebutkan bahwa saat kejadian itu, hanya Novi, pembantu rumah tangga yang ada di rumah korban. Sekitar pukul 09.15, tiba-tiba terdengar ketukan pagar hingga Novi keluar luar. ” Ada 2 orang. Satu berbaju biru muda dan satu berjaket hitam. Orang yang memakai baju biru muda mengaku petugas PLN yang ingin mengecek meteran listrik,” ujar Novi saat melapor ke Polres Malang Kota.

Novi, pembantu korban masih terlihat syok. (gie)

Novi, pembantu korban masih terlihat syok. (gie)

Karena tidak ada firasat buruk, Novi kemudian mempersilahkan pelaku berbaju biru muda untuk mengecek rumah meteran listrik yang berada di samping sisi kiri rumah. Sedangkan si pelaku berjaket hitam tetap menunggu di depan rumah. Tak berselang lama, pelaku berjaket hitam menyelinap masuk melalui pintu garasi samping kanan rumah.

Dari garasi tersebut, pelaku berhasil masuk ke dalam rumah. Saat pelaku menobrak pintu kamar anak korban, Novi mendengar hingga segera masuk ke dalam rumah. Tentunya Novi cukup syok karena pelaku sudah merusak pintu kamar. Saat itu pelaku berjaket hitam malah mengaku sebagai anggota polisi yang sedang melakukan pengeledahan.

“Kamu maling ya, kamu penipuu,” ujar Novi saat itu. Di saat bersamaan, pelaku berbaju biru muda masuk ke dalam rumah. Dia kemudian menyeret tangan Novi untuk dimasukan ke dalam kamar mandi. Novi kemudian disekap. Pelaku berbaju biru menahannya dari luar supaya pintu kamar mandi tidak bisa dibuka. Saat itulah pelaku berjaket hitam eksekusi masuk ke dalam kamar dr Tantari. Pelaku menguras uang dan perhiasan emas.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional