Hukum & Kriminal

Penerimaan Mahasiswa Baru Politeknik Negeri Malang
space ads post kiri

Tanaman Dibabat Karyawan PTPN XII Kebun Kalirejo, Petani Ancam Lapor ke Polisi

  • Minggu, 4 Februari 2018 | 21:34
  • / 18 Jumadil Uula 1439
  • Dibaca : 340 kali
Tanaman Dibabat Karyawan PTPN XII Kebun Kalirejo, Petani Ancam Lapor ke Polisi
Ketua kelompok tani tanah stren sungai, Husaini

Memontum Banyuwangi — Tidak terima tanaman pertanian dan pohon ditebangi oleh PTPN XII Kalirejo, petani siap laporkan PTPN XII Kebun Kalirejo ke Polisi. Saat ini, lokasi pertanian yang berada di atas tanah stren sungai itu, ditanami pohon Jabon oleh PTPN XII Kebun Kalirejo. Ditegaskan Ketua Kelompok Tani Tanah Stren Sungai, Dusun Karangharjo, Husaini, akibat kesewenang-wenangan karyawan kebun Kalirejo, petani sangat dirugikan. Padahal para petani menanam di areal lahan milik PU Pengairan, yang sudah mendapat ijin dari PU Pengairan maupun Camat Glenmore.

“Dugaan saya, yang menyuruh membabat tanaman pertanian dan pohon itu ya pak Astan, siapa lagi kalau bukan dia,” ujar Husaini, Minggu (4/2/2018) kemarin. Memang, kata Husaini, lokasi pertanian yang digarap oleh para petani ini, berdempetan dengan areal blok G 45 milik PTPN XII Kalirejo.

Tanaman Dibabat Karyawan PTPN XII Kebun Kalirejo, Petani Ancam Lapor ke Polisi

Tanaman dan pohon yang dibabat oleh petugas PTPN XII

“Lho, kalau mengaku itu masuk areal blok G 45, kan ada patok pembatasnya. Masak petugas nggak paham dengan batas wilayahnya,” seloroh Husaini. Dia mengungkapkan, sebelum menanam di lokasi tanah stren sungai ini, pihaknya pernah berkoordinasi dengan manager kebun Kalirejo, dan tidak ada permasalahan jika warga melakukan penanaman di lahan stren sungai tersebut.

“Saya sebelum menanam pohon pisang maupun menanam kacang-kacangan atau menanam pohon, terlebih dahulu saya berkoordinasi dengan pihak kebun. Tapi kenapa sekarang menjadi seperti ini, main serobot dan tebang seenaknya,”ungkap Husaini. Selain itu kata Husaini, masalah penanaman di lahan stren sungai ini, kelompok tani juga berkoordinasi dengan camat Glenmore, dan pihak camat Glenmore tidak mempermasalahkan.

“Saya bersama kelompok tani, tidak asal tanam, semua persyaratan untuk tanam dilahan stren sungai ini sudah saya lakukan,”tandasnya. Husaini mengaku, pengerusakan ini jelas sangat merugikan pihak petani. Terlait masalah ini, dirinya akan melapor ke Camat Glenmore, setelah itu akan melaporkan kasus ini ke Polsek Glenmore.

“Saya akan berkoordinasi dengan Camat Glenmore, setelah itu saya akan melaporkan kasus ini ke pihak yang berwajib. Agar sikap yang sewenang-wenang kebun milik pemerintah itu tidak terjadi lagi,”tegasnya. Bahkan, Manager Kebun mengaku sangat mendukung jika tanah stren itu ditanami oleh para petani

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional